Home » BahasaIndonesia » Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan, Ini Bagian dan Contoh Cara Menulisnya

Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan, Ini Bagian dan Contoh Cara Menulisnya

  • by
wapt image 77

Sistematika surat lamaran pekerjaan – Bagi kalian yang sedang duduk di bangku sekolah, pastinya kalian menuntut ilmu agar kelak bisa mendapat pekerjaan impian kalian. Nah, di sekolah pun kalian pasti akan mempelajari bagaimana sih sistematika surat lamaran pekerjaan itu.

Sistematika surat lamaran pekerjaan sendiri terbagi ke dalam 8 bagian. Penjelasan mengenai adalah sebagai berikut.

Sistematika surat lamaran pekerjaan

1.    Tempat dan Tanggal Lahir
2.    Lampiran dan perihal
3.    Alamat surat
4.    Salam pembuka
5.    Alinea pembuka
6.    Isi
7.    Penutup
8.    Tanda tangan dan nama terang

1. Tempat dan tanggal lahir

Sistematika surat lamaran pekerjaan pertama adalah tempat dan tanggal lahir. Sistematika ini ditempatkan berada di pojok kanan atas. Dan ditulis tanpa titik di akhir. Tidak digunakannya tanda titik karena penulisan tempat dan tanggal lahir bukanlah sebuah karena bentuk kalimat.

Contoh : Depok, 23 Agustus 2020

2.    Lampiran dan perihal

Kata ‘Lampiran’ atau ‘perihal’ tidak boleh disingkat, beberapa orang kerap menulisnya dalam bentuk singkatan seperti lamp. atau hal. Angka dalam kolom lampiran juga harus ditulis dengan menggunakan huruf.

Contoh :           Lampiran       : Lima lembar
Perihal           : Pemberitahuan

3.    Alamat surat

Saat menulis alamat surat, kamu tidak boleh menggunakan kata “Kepada”. Sebaiknya penulisan alamat tidak lebih dari tiga baris. Pada penulisan jabatan tidak boleh ditulis menggunakan jenis kelamin seperti bapak atau ibu. Kata “Jalan” pada alamat tidak boleh disingkat menjadi Jl. Tidak juga menggunakan titik di akhir barisnya, karena bukan bentuk kalimat.

Contoh :

Yth. Manager Selalu Mandiri
Jalan M. Yamin No. 03, Grogol
Jakarta

4. Salam Pembuka

Setelah menulis kata “Dengan Hormat” menggunakan koma. Setelah itu kata dengan hormat sebaiknya dijadikan satu dengan kalimat selanjutnya. Walaupun kamu menulisnya dengan diganti pada baris selanjutnya.
Contoh :
Dengan Hormat, berdasarkan . . . . . . . . . .           ( yang dianjurkan )

Dengan Hormat,
Berdasarkan . . . . . . . . . .                                       ( tetap dapat digunakan )

5. Alinea pembuka

Sistematika penulisan surat lamaran kerja selanjutnya adalah alinea pembuka. Dalam alinea ini sebaiknya kamu menggunakan bahasa Indonesia yang baku dan baik. Gunakan juga bahasa yang sopan.

6.    Isi

Saat menulis sistematika surat lamaran kerja di bagian isi, ada beberapa bagian yang harus diperhatikan, seperti:

Identitas
Bagian ini menjelaskan atau memberikan keterangan umumnya berupa nama, tempat tanggal lahir, alamat, pendidikan terakhir. Jika dibutuhkan kamu juga bisa memberikan tambahan lain lagi sesuai dengan kebutuhan. Jika kamu menuliskan keterangan di atas, ingat pada awalan kata tidak menggunakan huruf besar.

Contoh :           nama                                      : Siti Kamilla Nurjanah
tempat tanggal lahir              : Jakarta, 11 Januari 1992
pendidikan terakhir               : S1 Sastra Inggris
alamat                                   : Dukuhturi, Bumiayu, Brebes, 52273

Maksud dan tujuan

Pada bagian ini, kamu bisa menjelaskan mengenai alasan pengirim atau pelamar pekerjaan menulis surat itu.

Menyatakan lampiran
Saat melamar pekerjaan, pastinya kamu juga diharuskan untuk memberikan lampiran di dalamnya. Lampiran bisa berupa syarat yang telah diminta oleh perusahaan, atau lampiran lain sebagai syarat memenuhi melamar pekerjaan di perusahan tersebut.
Pada setiap lampiran, setiap akhir kalimatnya menggunakan tanda titik dua, dan di akhir lampiran barulah menggunakan titik.

Contoh :           1. Fotokopi ijazah yang telah dilegalisir;
2. Fotokopi kartu tanda penduduk;
3. Foto ukuran 3×4 dua lembar.

7.    Penutup

Nah, pada bagian ini adalah bagian penutup. Pastikan kamu menunjukan keantusiasan kita dalam melamar pekerjaan pada perusahaan tersebut.

Contoh : Demikian surat lamaran pekerjaan ini, besar harapan saya untuk dapat bergabung dan menjadi bagian dari perusahaan . . . . . . . . .

8. Tanda tangan dan nama terang

Tanda tangan ini bisa kamu tulsi tepat berada di pojok kanan bawah surat, kemudian tambahkan juga dengan nama lengkap.

Contoh :           Hormat saya,

Muhammad Rafli

Nah, itulah penjelasan mengenai sistematika surat lamaran pekerjaan. Pelajaran menulis surat lamaran pekerjaan umumnya akan dibahas di pelajaran bahasa Indonesia. Anggaplah kalian sedang belajar bagaimana cara menulis surat lamaran yang baik. Sehingga, ketika kalian nanti melamar pekerjaan kalian sudah tidak kaget atau kebingungan.