Home » Sejarah » Siapa Peserta Kongres Pemuda? Ini Pesertanya

Siapa Peserta Kongres Pemuda? Ini Pesertanya

wapt image 674

Siapa peserta kongres pemuda? Dalam perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan, peran pemuda tidak bisa dipungkiri dalam upaya untuk membangun kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Republik Indonesia). Salah satunya adalah melalui kongres pemuda nasional yang pernah diselenggarakan dua kali di Jakarta.

Kongres pertama diadakan pada tahun 1926 dan menghasilkan kesepakatan tentang kegiatan kaum muda di sosial, ekonomi, dan budaya, sedangkan Kongres Pemuda, yang diselenggarakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928, yang dipimpin oleh pemuda Soegondo Djojopoespito dari PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia), sehingga melahirkan keputusan-keputusan penting yang disebut sebagai Sumpah Pemuda.

Siapa peserta kongres pemuda?

Kongres ini dihadiri oleh semua organisasi pemuda saat itu sebagai Jong Java, Jong Sumatera, Jong Betawi, dan organisasi pemuda lainnya.

Berikut sembilan organisasi pemuda yang mengambil bagian dalam pertama Kongres Pemuda dan Kongres Pemuda:

1. Jong Java

Jong Java adalah sebuah organisasi pemuda yang didirikan oleh Satiman STOVIA Wirjosandjojo Membangun 7 Maret 1915 dengan nama pertama Tri Koro Dharmo (TKD) (Indonesia: “Tiga Noble Purpose”). Pembentukan asosiasi pemuda ini karena banyak pemuda yang menganggap bahwa Boedi Utomo dianggap sebagai organisasi elit.

2. Jong Ambon

Jong Ambon adalah sebuah organisasi pemuda sebagai gerakan nasional sebelum Sumpah Pemuda. Maksud dan tujuannya adalah persatuan dan mempererat tali persaudaraan antara laki-laki muda yang berasal dari daerah Ambon (Maluku). Salah satu tokoh yang terkenal Jong Ambon Johannes Leimena.

3. Jong Batak

Jong Batak atau juga dikenal sebagai Jong Batak Bond mengumpulkan orang-orang muda yang berasal dari Batak (Tapanuli), yang bertujuan untuk persahabatan persatuan dan persaudaraan di kalangan anak muda dari daerah berpartisipasi sebelumnya serta mempromosikan budaya daerah. Salah satu tokoh yang terkenal di organisasi ini adalah Amir Sjarifudin.

4. Jong Sumatranen Nond

Jong Sumatranen Bond (JSB) adalah sebuah asosiasi yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara mahasiswa dari Sumatera, Sumatera mendidik generasi muda untuk menjadi pemimpin negara serta mempelajari dan mengembangkan budaya Sumatera. Asosiasi ini didirikan pada tanggal 9 Desember 1917 di Jakarta. JSB memiliki enam cabang, empat di Jawa dan dua di Sumatera, yakni di Padang dan Bukittinggi.

Beberapa tahun kemudian, para pemuda Batak dari asosiasi ini mundur karena dominasi kaum muda Minangkabau. Para pemuda Batak akhirnya membuat asosiasi sendiri, Jong Batak.

5. Jong Islamieten Bond

Jong Islamieten Bond (JIB), atau biasa disebut Asosiasi Pemuda Islam (PPI) adalah sebuah asosiasi organisasi pemuda dan mahasiswa Islam Hindia. JIB didirikan pada tanggal 1 Januari 1925 di Batavia.

Organisasi ini bukan organisasi politik karena tidak terlibat dalam kegiatan politik, tapi menyelenggarakan kursus dan memperkuat kesatuan pendidikan bagi pemuda dan mahasiswa Hindia Islam. Anggota JIB adalah anggota Jong Sumatranen Bond, Jong Java, dan organisasi pemuda lainnya.

6. Sekar Rukun

Pilar sekar adalah organisasi pemuda Sunda yang didirikan oleh mahasiswa Guru (Kweekschool) di Gunungsari Road, Batavia, pada 26 Oktober 1919. Sebagai berdirinya asosiasi ini Doni pemrakarsa Ismail, Iki Adiwidjaja, Djuwariah, Hilman, Moh. Sapii, Mangaku Diguna, dan Iwa Kusumasumantri (siswa Rechtschool).

7. PPPI

Himpunan Mahasiswa Pelajar Indonesia adalah sebuah organisasi bagi laki-laki muda yang didirikan pada tahun 1926 oleh Pangeran Tumenggung Djaksodipoera bersama-sama nya 5 Soegondo yaitu, Soewirjo, Goelarso, Darwis, dan Abdoellah Sigit, dengan alamat Jl. Kramat No 106 Weltevreden Batavia.

Organisasi ini menirukan Indonesisch Vereniging (Perhimoenan Indonesia) yang didirikan oleh Mohammad Hatta di Belanda pada tahun 1908.

8. Pemuda Kaum Betawi

Pemuda Kaum Betawi adalah wadah organisasi kepemudaan khususnya untuk para pemuda Betawi yang didirikan pada awal tahun 1927 yang diketuai oleh Mohamad Tabrani.

Hingga akhir tahun 1926 belum ada wadah khusus organisasi kepemudaan Betawi. Sehingga para pemudanya banyak yang menjadi anggota dari Jong Java dan Sekar Roekoen karena merasa serumpun. Namun, lama kelamaan mereka merasa perlu untuk memiliki wadah tersendiri, sehingga dibentuklah organisasi kepemudaan ini.

9. Jong Celebes

Jong Celebes adalah organisasi pemuda yang menghimpun para pemuda pelajar yang berasal dari Selebes atau Pulau Sulawesi. Maksud dan tujuannya ialah mempererat rasa persatuan dari tali persasudaraan di kalangan pemuda pelajar yang berasal dari Pulau Sulawesi.

Tokoh-tokohnya misalnya Arnold Mononutu, Waworuntu, dan Magdalena Mokoginta (yang kemudian dikenal dengan Ibu Sukanto, Kepala Kepolisian Wanita Negara RI pertama)

Nah, itulah organisasi pemuda yang ikut dalam kongres pemuda sebelumnya. Kini kalian tahukan siapa peserta kongres pemuda?