wapt image 692

Sejarah Pramuka Indonesia dan Dunia? Ini Cerita Singkatnya

Bagaimana sejarah pramuka Indonesia dan Dunia? Pramuka atau Praja Muda Karana adalah kegiatan pendidikan non-formal untuk pengembangan keterampilan dan pembentukan karakter. Sejarah dunia pramuka dimulai pada awal abad 20. Sementara pramuka di Indonesia baru mulai diresmikan pada tahun 1961.

Di Indonesia, gerakan pramuka menjadi kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SD, SMP dan SMA / SMK. Pramuka \di Indonesia dibagi ke dalam kategori siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega. Pramuka menekankan kemampuan pengembangkan kegiatan di luar ruangan yang menarik.

Dalam istilah internasional, pramuka dikenal sebagai ‘scout movement. Membahas sejarah pramuka dunia tak lepas dari peran Baden Powell diakui sebagai bapak Pramuka Dunia. Ia dikenal sebagai inisiator dari gerakan pramuka di awal abad 20.

Sementara di Indonesia, gerakan kepramukaan diprakarsai oleh berbagai organisasi yang terbentuk selama perjuangan kemerdekaan dan diperkuat oleh momen Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Nah di bawah ini kita akan membahas sejarah pramuka di seluruh Indonesia dan juga di dunia.

Pembahasan berikut ini akan menjelaskan sejarah pramuka di Indonesia dan di dunia, mulai dari awal gerakan pramuka di Indonesia.

Sejarah Pramuka Indonesia

Sejarah gerakan pramuka di Indonesia dimulai tahun 1912. Awal gerakan pramuka Indonesia adalah berdirinya Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO) dibentuk oleh Belanda. Kemudian pada tahun 1916, organisasi ini berganti nama menjadi Nederlands-Indische Vereeniging Padvinders (NIPV).

Padvinders merujuk pada istilah untuk organisasi Pramuka di Belanda. Penggunaan Padvindery kemudian mendapat larangan dari Belanda. Pemimpin nasional Indonesia kemudian mengganti Padvinder dengan Scout atau Pramuka.

Pada tahun 1916, didirikan sebuah organisasi pemuda yang dibentuk oleh orang-orang Indonesia bernama Javaansche Padvinders Organisatie diprakarsai oleh S.P. Mangku VII. Setelah peristiwa Sumpah Pemuda, muncul organisasi nasionalis atau napas agama.

Ketika pendudukan Jepang, gerakan pramuka dilarang untuk berdiri. Namun semangat kepramukaan tetap di dada anggotanya. Itu hanya setelah proklamasi kemerdekaan, para pemimpin Indonesia membentuk Komite Persatuan Indonesia untuk pembentukan sebuah organisasi pramuka di Indonesia.

Kongres pramuka Indonesia dilaksanakan pada 27-29 Desember 1945 di Surakarta, dengan hasil pembentukan Pandu Rakyat Indonesia, yang kemudian diakui oleh pemerintah sebagai organisasi kepramukaan melalui keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Februari 1, 1947.

Pada akhirnya, keputusan itu dibatalkan sehingga kelompok lain dapat membuka organisasi baru dan Pandu Rakyat Indonesia bukan lagi satu-satunya organisasi kepanduan di Indonesia. Pada awal 60-an, diperkirakan ada lebih dari 100 organisasi kepanduan di Indonesia.

Baru pada tahun 1961, Gerakan Pramuka akhirnya lahir. Hal ini dilatarbelakangi meningkatnya jumlah organisasi kepanduan yang ada. Pada tanggal 14 Agustus 1961, dilakukan peresmian Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, serta penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka. Pada tanggal 14 Agustus kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka.

Sejarah Pramuka Dunia

Pramuka dalam sejarah dunia dimulai pada awal abad 20 Baden Powell dikenal sebagai inisiator dari gerakan kepanduan di dunia. Pada tanggal 25 Juli 1907, Baden Powell, yang menjabat sebagai Letnan Jenderal Angkatan Darat Inggris mengadakan perkemahan Pramuka di Pulau Brownsea, Inggris.

Pada tahun 1908, ia menulis ‘Scouting for Boys’ buku tentang prinsip-prinsip dasar kepramukaan. Peluncuran buku ini menjadi cikal bakal lahirnya gerakan pramuka. Sejak itu semakin banyak organisasi kepramukaan. Gerakan kepanduan tidak hanya dikenal di Inggris, tetapi juga di negara-negara lain di dunia.

Awalnya gerakan pramuka hanya didominasi laki-laki, tetapi sejak tahun 1912, muncul ‘Girl Guides’ didirikan dengan bantuan adik Baden-Powell, Agnes. Organisasi kepanduan perempuan ini kemudian diikuti oleh istri Baden Powell.

Pada tahun 1922, Baden-Powell menerbitkan buku ‘Rovering Sukses’ atau ‘Wandering Menuju Sukses’. Buku ini bercerita tentang seorang pemuda yang terus mendayung kano untuk akhirnya mencapai pantai. Buku itu semakin terinspirasi perkembangan gerakan kepanduan di dunia pada saat itu.

Pada tanggal 30 Juli hingga 8 Agustus 1920, untuk pertama kalinya diadakan Jambore Dunia. Acara ini pertama kali diadakan di Olympia Hall, London, dihadiri oleh sekitar 8.000 pramuka dari 34 negara yang hadir. Pada acara itu, Baden Powell bernama Kepala Pramuka Dunia atau Mr Pandu Dunia.

Masih di tahun yang sama, dibentuk Dewan Internasional dari organisasi Pramuka yang terdiri dari 9 orang. Kota London diatur sebagai kantor sekretaris Pramuka di seluruh dunia, meskipun kemudian pindah ke Ottawa, Kanada pada tahun 1958 dan ke Jenewa, Swiss pada tahun 1968.

Sekarang ini pramuka menjadi sejarah di seluruh Indonesia dan dunia juga. Sejarah kepramukaan di dunia telah ada sejak awal abad 20, sedangkan sejarah baru pramuka Indonesia mulai diresmikan pada tahun 60-an meskipun pergerakan organisasi kepanduan sudah ada sejak era perjuangan kemerdekaan.