Pertanyaan saat Interview Kerja dan Jawaban Sukses Diterima Kerja

Pertanyaan saat interview kerja dan jawabannya, ini ulasannya. Selain mempersiapkan surat lamaran kerja yang menarik, kamu juga harus mempersiapkan jawaban terbaik saat mengikuti proses wawancara atau interview kerja. Bagaimana caranya?

Jika kamu mendapatkan undangan untuk mengikuti interview kerja, berarti ini adalah awal yang baik bagi kamu. Ini merupakan babak awal bagi kamu untuk maju menjadi kandidat calon karyawan di perusahaan tersebut.

Apabila kamu mendapat kesempatan ini, tentu tandanya kamu sudah memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan perusahaan tersebut, sebab tidak semua pelamar mendapat kesempatan ini.

Namun, kamu jangan dulu berbahagia, karena kamu harus bersaing dengan banyak kandidat lain yang sama baiknya atau mungkin lebih baik dari kamu.

Itulah mengapa mencari informasi seputar jawaban dan pertanyaan saat interview kerja menjadi hal pertama yang harus kamu lakukan.

Bagi kamu yang masih baru pertama kali melakoni sesi interview, tentu mencari refrensi sebanyak-banyaknya adalah kunci utamanya.

Jika ini pengalaman pertama, biasanya kamu akan merasa canggung dan gugup. Alhasil, jawaban kamu pun kurang dapat meyakinkan si pewawancara.

Banyak pertanyaan yang terkesan simpel, namun dapat menjadi bumerang bagi kamu sendiri.

Berikut ini rangkuman tips sukses mengenai jawaban dan pertanyaan saat interview kerja.

Pertanyaan Saat Interview Kerja Seputar Diri :
1. Ceritakan Tentang Diri ?
Pertanyaan ini biasanya sebagai pertanyaan pembuka. Untuk itu, jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawab. Berikan jawaban singkat, namun dapat menjelaskan diri kamu secara profesional.

Pewawancara biasanya menilai kamu hanya dari 1-5 menit pertama. Penting bagi kamu untuk dapat memanfaatkan waktu tersebut. Kesalahan dalam menjawab, bisa mengganjal langkah kamu bergabung dengan perusahaan tersebut.

Apakah ada jawaban terbaik saat menjawab pertanyaan interview kerja? Tentu saja ada, namun cara yang dimaksud lebih mengarah kepada tepat tidaknya jawaban yang kamu berikan. Tepat bukan berarti harus sempurna, kurang pun bukan berarti salah. kamu hanya perlu memilah apa saja yang boleh dan tidaknya kamu jadikan jawaban. Berikut ini cara menjawab ketika diminta menceritakan diri.

1.1 Menceritakan Latar Belakang Pendidikan kamu
Ceritakan apa latar pendidikan yang telah kamu tempuh selama ini. Seperti yang kita ketahui, saat ini banyak sekali posisi pekerjaan yang diisi oleh pekerja dengan latar belakang yang jauh berbeda. Biasanya, hal ini juga menjadi bagian wajib sebagai pertanyaan saat interview kerja.

Untuk mempermudah, sebaiknya rangkum beberapa kalimat mengenai fokus jurusan yang kamu ambil.

Misalkan kamu mengambil kuliah jurusan komunikasi, maka kamu dapat memaparkan apa alasan yang membuat kamu memilih jurusan tersebut dan bagaimana korelasi dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar.

kamu dapat menceritakan pendidikan terakhir saja. Selain untuk mempersingkat waktu, pertanyaan ini pun sebenarnya hanya menilai bagaimana kemampuan komunikasi kamu saat memberikat jawaban.

1.2 Menceritakan Hal yang kamu Kerjakan Setahun Terakhir
Jika kamu freshgraduate, kamu dapat menceritakan apa saja organisasi yang kamu pernah ikuti. Ceritakan juga tentang pendidikan non formal yang dapat menunjang kualifikasi diri kamu untuk mengisi posisi tersebut.

kamu dapat memaparkan beberapa kursus, workshop atau seminar yang telah kamu ikuti sebelumnya.

1.3 Menceritakan Pengalaman Kerja kamu Sebelumnya
kamu dapat menceritkan pengalaman kerja terakhir kamu saja. Jangan ceritakan dua atau tiga secara langsung jika tidak diminta oleh pewawancara.

Pengalaman kerja bukan hanya untuk melihat apa saja jobdesk dan keahlian yang kamu kuasai dari perusahaan sebelumnya, namun juga ingin melihat sejauhmana pengalaman kamu dapat berguna untuk posisi tersebut.

Jika kamu freshgraduate, pengalaman kamu menjadi karyawan magang, freelancer dan voluunter sebelumnya, juga dapat kamu sampaikan.

Pengalaman kamu mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut merupakan cara pewawancara menilai bagaimana kamu dapat berkontribusi dan bertanggung jawab pada pekerjaan .

Apabila kamu sudah memiliki pengalaman kerja profesional, kamu dapat menyampaikan apa posisi, apa saja jobdesknya, sejauhmana tanggung jawab kamu dan bagaimana kontribusi kamu terkait posisi tersebut.

1.4 Menceritakan Hobi yang kamu Sukai
Tidak semua pertanyaan saat interview kerja akan bersinggungan dengan skill dan akademis.Untuk menceritakan hal ini, usahakan kamu pilih hobi yang berkaitan dengan jobdesk atau hal-hal yang bermanfaat bagi diri dan keterampilan. kamu dapat ceritakan hobi yang berkaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Pewawancara akan menilai hal ini sebagai poin positif.

Jika kamu melamar di posisi penulis kreatif, kamu dapat memberikan jawaban yang dapat mendukung kegiatan kamu menulis, atau kegiatan yang dapat membantu kamu mendapatkan ide-ide kreatif. kamu dapat menceritakan hobi-hobi kamu seperti:

Menulis cerpen, mendengar radio, aktif di forum-forum komunitas, membaca artikel-artikel, menulis blog dan lainnya.

Pelajari dan fahami cara menjawab pertanyaan interview kerja diatas. Sebelum melakoni sesi interview kerja, persiapkan diri kamu dengan jawaban terbaik.

Menceritakan diri kamu saat interview kerja memang menjadi sesi untuk menjual kemampuan yang kamu miliki.

Namun, perlu diingat, ceritakan diri kamu dengan sebenar-benarnya. Berikan jawaban tersebut jika memang itu diri kamu. Katakan pengalaman kamu jika kamu pernah melakukannya.

Jika saya meminta untuk menceritakan diri kamu, bisakah kamu menjawabnya sekarang?

Pertanyaan Saat Interview Kerja Seputar Pandangan dan Objektifitas Diri
2. Apa Kelebihan dan Kekurangan kamu ?
Pertanyaan saat interview kerja yang cukup membingungkan untuk dijawab, mungkin adalah bagian ini. Ketika menjawab pertanyaan ini, kamu dapat memilah potensi kamu mana saja yang relevan dengan bidang yang kamu lamar saat ini.

Hindari jawaban yang terlalu memaksa dan terkesan klise, seperti pengakuan bahwa kamu adalah seorang pekerja keras. Sebaiknya, berikan jawaban yang lebih kongkrit, seperti:

Saya belum mau pulang sebelum pekerjaan saya selesai. Sebab, saya selalu ingin pekerjaan yang saya kerjakan dapat selesai tepat waktu.

Ketika kamu dihadapkan dengan pertanyaan ini, kamu dapat menjawabnya dengan memberikan solusi kelemahan kamu di akhir jawaban. Jawablah dengan jujur dan kongkret.

Misalkan, kamu lemah ketika berhadapan dengan perhitungan angka, untuk itu kamu memanfaatkan program exel untuk membantu pekerjaan kamu.

Jika kamu menjawab pertanyaan dengan jawaban tersebut, pastikan kamu benar-benar telah memahami beberapa rumus atau formula program exel sebelumnya.

3. Bagaimana kamu Menggambarkan Diri kamu Lima Tahun Kedepan?
Pertanyaan saat interview selanjutnya, biasanya mengenai diri kamu di tiga atau lima tahun kedepan.

kamu dapat menjawabnya dengan memberikan gambaran posisi kamu kelak, namun kamu juga harus berikan jawaban yang realistis. kamu dapat memberikan gambaran dua atau tiga di atas posisi yang kamu lamar saat ini.

Jangan sampaikan cita-cita kamu yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang kamu lamar. Sebab, hal itu hanya akan membuat kamu terlihat tidak fokus.

4. Apa Alasan kamu Meninggalkan Pekerjaan kamu Sebelumnya?
Pertanyaan selanjutnya, biasanya alasan kamu meninggalkan pekerjaan sebelumnya. Sebaiknya kamu jangan memberikan jawaban negative terkait perusahaan lama kamu.

Berikan jawaban yang professional dan tidak menyudutkan diri kamu ataupun perusahaan lama kamu. Misalkan kamu memiliki masalah seputar posisi dan jabatan kamu yang cenderung diam di tempat.

Cara mudah menjawab pertanyaan interview kerja mengenai hal ini, sebaiknya kamu berikan jawaban: “Saya ingin mengembangkan karir dan diri saya ke depan. Dan saya yakin, perusahaan ini akan memberikan saya pengalaman yang luar biasa bagi diri saya”.

5. Berapa Jumlah Gaji yang kamu Inginkan?
Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu dapat sebutkan nominal gaji yang kamu inginkan, tentunya dengan realistis untuk posisi tersebut. Pertama, tatap pewawancara, sebutkan berapa jumlahnya dengan yakin dan pasti.

Jangan menyembunyikan gaji yang kamu terima dari perusahaan lama. Bila kamu merasa gaji yang ditawarkan masih belum sesuai dengan yang kamu harapkan, berikan penjelasan mengapa kamu menginginkan nominal tersebut.

6. Apakah Ada yang Ingin kamu Tanyakan?
Jawaban dan pertanyaan saat interview kerja terakhir hanya melihat seberapa jauh antusias. Jika di beri kesempatan bertanya, sebaiknya kamu berikan paling tidak dua pertanyaan.

Pertanyaan yang kamu ajukan haruslah yang berorientasi pada jobdesk atau hal lain terkait perusahaan yang kamu lamar saat ini.

Misalnya, tanyakan dengan divisi mana saja kamu akan berhubungan? Siapa saja team kamu dan siapa yang bertanggung jawab me-review hasil laporan pekerjaan.

Jangan tanyakan tentang kepentingan pribadi terlebih dahulu, seperti, kenaikan gaji, tunjangan dan hal lainnya.

Kesimpulan
Apa yang membuat seseorang dapat menjawab berbagai pertanyaan saat interview kerja dengan baik? Dan bagaimana proses melewati tahap demi tahap interview kerja?

Kunci utamanya adalah buat diri kamu tampil berbeda dan tunjukan kamu memiliki keunggulan yang dibutuhkan perusahaan saat ini, sehingga perusahaan melihat kamu sebagai seseorang yang dapat memajukan perusahaan kedepan.

Jadikan diri kamu termasuk kedalam kriteria yang dapat mengungguli orang lain ketika berada di posisi atau jabatan tersebut.

Untuk itu, penting bagi kamu melakukan persiapan untuk mengetahui bagaimana Jawaban dan pertanyaan saat interview kerja.

Tidak ada salahnya kamu mempersiapkan diri dengan jawaban-jawaban terbaik sebelum menghadapi interview atau kerja.

Tinggalkan komentar