Pengertian Mobile Advertising untuk Pemasaran Bisnis

Pengertian mobile advertising adalah layanan periklan melalui perangkat mobile phone atau smart phone. Saat ini, smart phone sudah menjadi alat komunikasi yang hampir dimiliki semua kalangan. Ukurannya yang mudah dibawa, membuat smart phone menjadi perangkat komunikasi dan informasi yang paling banyak digunakan dibandingkan televisi, radio atau komputer.

Menurut Wikipedia dalam halaman mobile advertising, pengguna smart phone saat ini mencapai 4,6 miliar, sedangkan pengguna internet sendiri baru mencapai 1,9 miliar. Pengguna smart phone yang jauh lebih besar, tentu membuatnya menjadi salah satu media periklanan yang diperhitungkan.

Di Indonesia, mobile advertising sudah berkembang dan cukup potensial. Walaupun demikian, animo pengiklan pada mobile advertising tidak sebesar media konvensional, seperti televisi.

Lantas apa saja model mobile advertising? Saat ini, pengertian mobile advertising juga bersinggungan dengan perkembangan teknologi dan internet.

Model yang sering digunakan dalam mobile advertising diantaranya adalah SMS, MMS, Banner Ads, Mobile Video Ads, Mobile Games Ads, dan Mobile Website.

1. SMS

Layanan komunikasi yang satu ini pasti sudah dikenal jauh sebelumnya. Mobile advertising jenis ini memang sempat populer, namun sudah jarang dilakukan. Hal ini dikarenakan pesan lebih terindikasi sebagai spamming.

Indikasi tersebut diperkuat dengan banyaknya pengiklan yang menggunakan software pengirim SMS massal. Kekurangan lain pada model ini yaitu pesan yang tidak interaktif. Wajar saja, SMS memang hanya dapat memuat content text saja.

2. MMS

Model ini hampir sama dengan SMS, hanya saja MMS lebih variatif. MMS bisa memuat lebih banyak content, seperti gambar, gambar bergerak, bahkan video. Kelebihan ini lebih membuat MMS lebih menarik dibanding SMS. Namun, tentu biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih mahal.

3. Banner Ads

Banner Ads dapat dilihat ketika membuka internet melalui perangkat smart phone. Banner Ads biasanya muncul di atas atau bawah layar smart phone kamu. Jika diklik, banner tersebut akan mengarahkannya ke website si pengiklan.

4. Mobile Video

Mobile video dapat dilihat pada situs video sharing yang diakses melalui perangkat smart phone. Contoh mobile video seperti pada youtube mobile. Harga iklan ini biasanya akan dilihat dari jumlah penonton video tersebut. Semakin tinggi rating pada video, semakin tinggi biaya yang dikeluarkan.

5. Mobile Games

Jika kamu sering bermain games di perangkat smart phone, pasti sering melihat iklan jenus ini. Penyedia mobile games ads contohnya AdsMob atau InMobi.

6. Mobile Website

Mobile website adalah website yang secara umum dapat diakses melalui perangkat mobile atau smart phone. Perangkat mobile yang berukuran layar kecil, tentu akan sulit apabila dilihat dengan mode layar desktop.
Dengan mobile mode, tentu website kamu lebih user friendly ketika diakses dengan smartphone.

Mobile website biasa dikenal dengan istilah mobile friendly atau responsive. Banyak website yang sudah menyesuaikan ke mode mobile, apalagi saat ini pengguna mobile internet di Indonesia terus berkembang.

Mobile advertising adalah jenis advertising yang tergolong baru, namun memiliki pertumbuhan pengguna yang cukup besar.

Terlebih, pengguna smart phone di Indonesia hampir memiliki lebih dari satu perangkat. Banyaknya kegiatan dan aktifitas mobile, rasanya space tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media dan strategi pemasaran yang efektif.

Lihat saja perangkat smart phone sekarang, pasti kamu sudah tidak asing melihat banner-banner lazada, Tokopedia atau Bukalapak bertebaran di perangkat kamu bukan?

Bagaimana menurut kamu, setelah mengetahui pengertian mobile advertising, apakah model advertising yang satu ini sudah cukup efektif saat ini?

Tinggalkan komentar