Menjangkau Audiens dengan Pemasaran Online (Digital Marketing)

Beranda ┬╗ Menjangkau Audiens dengan Pemasaran Online (Digital Marketing)

Fenomena pemasaran digital atau digital marketing sebagai sarana meningkatkan penjualan memang sedang tren di kalangan para pebisnis.

Dengan berubahnya pola belanja masyarakat ke metode online, tentu membuat para pelaku bisnis harus mengubah pendekatan bisnis mereka. Para konsumen kini tidak lagi harus ke toko fisik ketika mencari barang.

Cukup dengan membuka smartphone, mereka bisa langsung membeli barang yang mereka inginkan. Mau tidak mau, kondisi ini membuat para pelaku bisnis harus berinovasi dan beradaptasi dengan pemasaran digital.

Lalu, apa yang dimaksud dengan pemasaran digital? Pemasaran digital adalah cara memasarkan produk dan meningkatkan brand awareness melalui media online dengan tujuan menjangkau lebih banyak konsumen.

Apa yang dipersiapkan ketika melakukan pemasaran online?

Pada pemasaran digital, ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menjangkau audiens dan memaksimalkan penjualan. Bagi para pelaku bisnis yang ingin mempelajari dan mencoba pemasaran digital, berikut beberapa langkahnya.

1. Buat landing page yang menghasilkan konversi

Landing page adalah halaman khusus yang dirancang untuk mendorong konversi, seperti mengumpulkan alamat email atau melakukan transaksi di website.

Saat menerapkan pemasaran digital, landing page dapat digunakan untuk mempercepat konversi dengan menyajikan informasi yang relevan secara singkat dan menarik.

Beberapa tips untuk mengoptimalkan fungsi landing page adalah:

  • Sederhanakan kolom pengisian data konsumen.
  • Fokus pada objek di sisi kiri landing page, tujuannya untuk menarik perhatian konsumen.
  • Gunakan permainan seperti undian atau lucky wheel untuk menarik minat konsumen.
  • Buat copy tulisan yang sederhana dan mudah dimengerti namun menarik.

2. Buat akun media sosial sebagai alat promosi

Selain menggunakan landing page, penting juga memanfaatkan media sosial sebagai media promosi. Untuk memaksimalkan hasil, postingan di setiap media sosial harus disesuaikan dengan karakteristik platform yang digunakan.

Fokuslah pada kualitas postingan dibanding kuantitasnya. Perhatikan juga tren yang sedang populer saat ini. Buatlah konten yang relevan sesuai dengan target market yang dituju.

3. Bangun database dan lakukan e-mail marketing

Menjaga hubungan dengan konsumen melalui email adalah salah satu hal penting dalam pemasaran digital. Khususnya untuk meningkatkan penjualan, cross selling atau remarketing. Berikut beberapa tipsnya:

  • Gunakan email dengan domain berbayar sebagai pengirim untuk membangun kredibilitas brand di mata konsumen.
  • Tambahkan informasi angka atau data penting yang bisa mendukung isi pesan.
  • Personalisasikan email dengan menyertakan nama penerima.
  • Buat konsumen penasaran dengan informasi atau promo terbaru, dengan mengarahkannya ke website.

4. Buat konten dengan customer experience yang jelas

Konten yang dibuat haruslah sesuai dengan customer experience yang jelas. Jika konsumen belum mengenal brand kita, berikan informasi mengenai produk.

Jika mereka sudah pernah membeli produk atau sering mengunjungi website, berikan konten khusus untuk memperkuat motivasi mereka melakukan pembelian kembali.

5. Terapkan optimisasi mesin pencari (SEO)

Optimisasi mesin pencari atau search engine optimization (SEO) penting untuk meningkatkan kinerja website. Buat postingan blog yang relevan sesuai nice bisnis menggunakan kata kunci yang tepat.

Tambahkan internal link dan berikan informasi yang relevan agar mereka membaca artikel-artikel lainnya di website. Pastikan strategi SEO yang dilakukan tidak bertentangan dengan peraturan Google.

Jika melakukan black hat SEO dan spammy, besar kemungkinan website kita akan terkena pinalti.

6. Mengikut tren sesuai preferensi konsumen

Selain fokus pada platform populer, seperti Instagram atau Facebook, pastikan kita juga beradaptasi dengan perubahan preferensi platform lainnya.

Contoh, dulu pengguna Facebook adalah pengguna sosial terbesar dan yang paling populer. Namun, kini pengguna TikTok-lah yang menjadi terbesar.

Jika ada fitur dan platform terbaru, beradaptasilah dan gunakan fitur tersebut agar bisnis tetap relevan.

7. Gunakan klan berbayar (paid ads)

Memasang iklan di platform seperti YouTube Ads dan Instagram Ads dapat menjadi strategi pemasaran digital yang efektif untuk meningkatkan penjualan.

Hanya saja, pastikan iklan yang ditampilkan lebih berfokus pada konten, bukan produk. Buatlah iklan secara soft selling dan lakukan senatural mungkin.

Pengguna internet saat ini sudah bisa membedakan mana konten iklan, dan mana yang bukan. Iklan dengan konsep hard selling kini sudah tidak relevan lagi. Konten cerita dan story telling-lah yang kini banyak disukai.

Jenis-jenis pemasaran digital

Pemasaran digital adalah strategi yang digunakan untuk mempromosikan produk atau layanan melalui platform digital, seperti internet dan perangkat mobile.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemasaran digital menjadi semakin penting karena perubahan perilaku konsumen yang beralih ke media online.

Berikut beberapa contoh pemasaran digital yang banyak digunakan:

1. Search engine marketing (SEM)

SEM adalah penggunaan iklan berbayar yang muncul di hasil pencarian mesin pencari seperti Google. Biaya akan dibebankan hanya ketika pengguna mengklik iklan kita. Penting untuk melakukan penelitian kata kunci yang relevan untuk memastikan iklan muncul di hasil pencarian audiens yang sesuai.

2. Sosial media marketing

Sosial media marketing adalah bentuk promosi produk atau layanan melalui platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan TikTok.

Kita dapat membuat iklan berbayar yang ditargetkan berdasarkan demografis dan perilaku. Tujuannya agar iklan hanya tampil di audiens yang relevan. Iklan jenis ini dapat digunakan untuk membangun brand awareness dan interaksi dengan audiens.

3. Konten marketing

Konten marketing melibatkan pembuatan konten dan membagikannya ke audiens yang relevan. Tujuannya untuk menarik dan mempertahankan audiens yang memiliki minat dengan bisnis kita.

Konten marketing terbilang beragam, bisa dalam format artikel blog, video, infografis, tutorial, atau podcast. Konten marketing juga membantu kita membangun otoritas domain website, meningkatkan brand awareness, dan berpeluang menjadikannya konversi dengan mengarahkannya ke landing page.

4. Influencer marketing

Pemasaran ini melibatkan hubungan dengan individu atau akun media sosial yang memiliki pengikut dan pengaruh yang besar di industri dan nice bisnis kita. K

ita dapat bekerja sama dengan influencer untuk mempromosikan produk dan layanan bisnis kepada para audiens dan pengikutnya.

5. Email marketing

Email marketing adalah pemasaran yang dilakukan dengan cara mengirimkan email ke daftar pelanggan yang sudah ada dalam database.

Isi dalam email marketing bisa berupa promosi produk, offering penawaran khusus, atau membangun hubungan dengan pelanggan. Pastikan email yang dikirim relevan dan bisa memberikan value bagi penerima.

Misalnya informasi mengenai promo, berita atau informasi penting sesuai nice bisnis, ataupun event-event menarik yang akan dilakukan nanti.

6. Remarketing

Remarketing adalah pemasaran yang menargetkan pengguna yang telah mengunjungi website kita sebelumnya. Bisa karena mereka mengklik iklan saat browsing di Google atau website tempat kita memasang iklan. Tujuan remarketing adalah mempertahankan awareness mereka dan mendorong kembali minat mereka untuk melakukan pembelian di website.

7. Menganalisis data

Menganalisis data adalah bagian penting dari pemasaran digital. Dengan menggunakan Webmaster atau Google Analytic, kita dapat memahami perilaku pengguna, mengukur keberhasilan kampanye, dan menggunakannya sebagai bahan evaluasi untuk pemasaran digital kedepannya.

Data-data tersebut juga bermanfaat sebagai informasi dan wawasan tentang aktivitas audiens, preferensi, dan eksperiens audiens selama di website.

Dengan menerapkan strategi pemasaran digital yang tepat, maka proses marketing bisa berjalan dengan lebih efisien dan efektif.

Ingat, setiap nice bisnis harus menyesuaikan strategi pemasaran mereka dengan target pasar dan preferensi audiensnya masing-masing. Penting untuk terus memantau, mengatur, dan menyesuaikan setiap pemasaran yang dilakukan agar bisa mencapai hasil yang optimal.

Scroll to Top