4 Manfaat Hubungan Internasional Di Bidang Ekonomi

Manfaat hubungan internasional di bidang ekonomi apa saja ya? Kerjasama internasional di bidang ekonomi adalah kerjasama yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain untuk saling menguntungkan dalam hal ekonomi kedua belah pihak. Kerjasama ini mungkin hanya melibatkan dua negara atau lebih. Kerja sama ekonomi internasional memiliki implikasi signifikan bagi kemajuan negara. Bayangkan jika Indonesia menutup kerjasama ini, mungkin kita tidak bisa memegang ponsel atau komputer sekarang?

Antar negara dapat menciptakan iklim kerja sama ekonomi antar negara, hal ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan dan stabilitas ekonomi negara. Nah, langsung saja berikut ini 4 manfaat hubungan internasional di bidang ekonomi.

4 manfaat hubungan internasional di bidang ekonomi bagi sebuah negara

1. Meningkatkan pendapatan

Pernah kamu mendengar tentang “Pahlawan devisa”? Yup, TKI (Tenaga Kerja Indonesia) bisa menjadi salah satu contoh dari manfaat dari kerja sama ekonomi antar negara. Pekerja yang bekerja di luar negeri akan mendapatkan gaji dengan mata uang di negaranya, ketika mereka menukar mata uang atau dana asing ke Indonesia, transaksi tersebut bisa menjadi salah satu pendapatan negara. Bayangkan berapa juta pekerja migran di luar negeri yang melakukan transaksi setiap bulan, tentu ini sangat positif bagi kas negara, peningkatan penerimaan negara.

Selain pekerja migran, ekspor juga memiliki peran penting, Indonesia adalah negara yang kaya akan hasil buminya dan sebagai pemasok sumber daya bahan baku bagi negara-negara dengan sumber daya yang terbatas, seperti Amerika dan China. Peran ini penting dalam meningkatkan penerimaan negara dalam bentuk valuta asing. Tumbuhnya valuta asing akan bermanfaat untuk mempercepat pembangunan, utang luar negeri, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

2. Menjaga stabilitas harga di negara

Masih mengingatkan prinsip-prinsip pembentukan harga di pasar? Yup, dalam kaitannya dengan permintaan dan pasokan. manfaat hubungan internasional di bidang ekonomi ini ternyata juga mempengaruhi permintaan dan penawaran. Jika produksi kurang dari permintaan maka akan ada kenaikan harga. Untuk mengatasi hal ini, kebutuhan untuk keseimbangan antara permintaan dan produk yang terbatas bisa dilakukan dengan meningkatkan kuota impor. Tentunya harus disesuaikan dengan permintaan publik. Dengan begitu ketersediaan barang akan menjaga harga relatif stabil dan murah.

3. Memperluas ketersediaan kerja

kerja sama ekonomi internasional akan membuka pasar ekspor. permintaan ekspor terus tumbuh itu akan menciptakan lapangan kerja baru. Ketersediaan pekerjaan akan meningkat dengan permintaan ekspor, karena salah satu faktor yang meningkatkan produksi tentunya tergantung pada ketersediaan jumlah tenaga kerja. D

4. Percepatan pembangunan nasional

Salah satu langkah yang digunakan Indonesia untuk mempercepat pembangunan nasional adalah meminjam dari Bank Dunia. Dengan pinjaman ini Indonesia dapat membuka banyak peluang ekonomi dan infrastruktur baru, seperti bandara baru, pembangunan tol antar pulau. Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat dan mempermudah proses distribusi, sehingga semua orang bisa merasakan pembangunan nasional yang adil.

Nah, itulah 4 manfaat hubungan internasional di bidang ekonomi bagi Indonesia maupun negara lainnya.