Ingin Kuliah Jurusan Komunikasi? Cari Tahu Apa Saja Program Study-nya

Beranda ยป Ingin Kuliah Jurusan Komunikasi? Cari Tahu Apa Saja Program Study-nya

Apa yang terpikirkan tentang jurusan komunikasi? Kumpulan pekerja media? Penulis berita? Seorang public relation perusahaan?

Sebelum membahas hal ini lebih lanjut, ketahui terlebih dahulu beberapa hal seputar jurusan komunikasi agar tidak salah dalam mengambil jurusan.

Jika memang tertarik menimba ilmu di bidang media, memilih kuliah jurusan komunikasi adalah pilihan yang tepat.

Jurusan komunikasi tergolong bidang study yang sudah lama ada.

Bagi yang sedang menempuh akademis di jurusan ini, mereka akan menyandang gelar S.Ikom atau Sarjana Ilmu Komunikasi setelah mereka lulus nanti.

Dahulu, jurusan ini memang tergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, atau belum berdiri sendiri.

Jurusan komunikasi terbagi ke dalam beberapa bidang study

Pertanyaan selanjutnya, konsentrasi apa yang ingin diambil? Konsentrasi?

Ya! saat memilih kuliah jurusan jurusan komunikasi, mahasiswa harus memilih konsentrasi atau bidang study (prodi) yang ingin diambil.

Biasanya, setiap kampus membagi jurusan komunikasi kedalam tiga prodi, yaitu jurnalistik, public relation dan periklanan.

Lalu, apa yang membedakan ketiganya, dan bagaimana penjelasan dari masing-masing prodi?

Jurusan komunikasi prodi jurnalistik

Memilih kuliah jurusan komunikasi berdasarkan minat memang gampang-gampang susah.

Jika ingin memperdalam ilmu komunikasi dalam konteks media massa, memilih prodi jurnalistik adalah pilihan yang tepat.

Prodi jurnalistik adalah prodi yang paling populer di setiap fakultas komunikasi.

Semua universitas yang memiliki fakultas komunikasi, biasanya didominasi mahasiswa prodi ini.

Peluang kerja jurusan komunikasi prodi jurnalistik

Prodi jurnalistik memang banyak dibutuhkan saat ini.

Selain perkembangan media yang semakin cepat, banyaknya industri media juga menjadi alasannya.

Hal ini bisa dilihat dari perkembangan media dan portal berita online yang terus berkembang.

Ketika lulus nanti, tentu akan banyak pilihan profesi media yang dapat dipilih.

Lalu bagaimana dengan pendidikannya? Sesuai namanya, para mahasiswanya akan belajar mencari berita, mengolah dan mengemas berita tersebut secara aktual dan faktual.

Apa hanya itu? Tentu tidak! mereka juga belajar tentang bahasa Indonesia jurnalistik, EYD, teknik penulisan berita, kode etik jurnalistik dan undang-undang pers.

Ketika meliput, tentu jurnalis harus mengetahui hal-hal tersebut.

Jurnalis juga dituntut untuk netral dan menulis berita berlandaskan fakta.

Apa yang ditulis haruslah berdasar kejadian sebenarnya dan apa adanya.

Apa harus selalu menggunakan bahasa formal?

Jika bekerja di industri media televisi atau radio dengan konsep program populer, mereka dapat menulis script atau berita sesuai segmentasi program tersebut.

Program populer biasanya memiliki segmentasi usia 15-25 tahun, jadi script tidak harus ditulis dengan bahasa yang formal.

Sudah ada sedikit gambaran tentang program study yang satu ini?

2. Jurusan komunikasi prodi public relation

Dominasi jumlah prodi mahasiswa jurusan komunikasi terbanyak kedua di fakultas ini yaitu prodi public relation.

Percaya atau tidak, bidang study atau prodi ini kebanyakan adalah perempuan.

Bukan hanya kemampuan komunikasi, mereka juga belajar membangun relasi dan menjaga hubungan dengan banyak orang.

Untuk yang ingin memperdalam ilmu komunikasi dan kemampuan public speaking, tentu bisa memilih prodi ini.

Peluang kerja jurusan komunikasi prodi public relation

Bagaimana prospek karir dari prodi ini? Sangat besar tentunya! mengapa? Setiap perusahaan pasti membutuhkan profesi ini.

Akan banyak sekali kegiatan-kegiatan yang membutuhkan kemampuan seorang public relation.

Apa saja kegiatan-kegiatan tersebut? CSR, press release, media internal dan kegiatan lainnya.

Berbeda dengan jurnalistik, sesungguhnya para PR inilah yang berperan sebagai media atau penghubung antara perusahaan dengan pihak eksternal.

Citra perusahaan akan ditentukan oleh kesuksesan strategi komunikasi yang dibuat para public relation.

3. Jurusan komunikasi prodi periklanan

Sering melihat iklan unik dan lucunya di televisi? Ingat diputar, dijilat, dicelupin? Atau jeruk makan jeruk?

Ya! semua itu dibuat oleh seorang copywriter. Kebanyakan, profesi ini adalah lulusan jurusan komunikasi prodi periklanan.

Tugas copywriter adalah menulis teks iklan yang ada di televisi, radio, cetak, online dan bentuk komunikasi pemasaran lainnya.

Bagi yang memiliki pemikiran kreatif dan kemampuan design yang baik, inilah dunia yang dicarinya.

Mahasiswa prodi ini memiliki karakter dan style yang berbeda dibanding mahasiswa prodi komunikasi lainnya.

Mereka memiliki ciri khas dan pembawaan tersendiri.

Wajar saja, karena mereka adalah calon pekerja kreatif.

Peluang kerja jurusan komunikasi prodi periklanan

Bagaimana karir kedepan untuk lulusan prodi ini? Sangat prospektif, pertumbuhan agency advertising cukup berkmebang.

Tidak hanya ranah periklanan konvensional, sektor pemasaran digital pun membutuhkan profesional di bidang ini. Digital marketer, copywriter, sosial media spesialis atau profesi content writer pun dapat menjadi pilihan karir yang tepat.

Perkembangan komunikasi yang semakin luas, tentu membuat banyak beragam pilihan mengembangkan karir. Mereka tidak hanya akan mempelajari teori-teori saja.

Pembekalan terhadap penggunaan perangkat dan software pendukung juga dipelajari di sini.

Sangat cocok untuk yang ingin mempelajari peralatan broadcasting, kamera, perangkat lunak desain grafis, bahkan editing video.

Untuk memperdalam ilmu komunikasi yang sudah didapat di perkuliahan, sebaiknya mempraktekannya sebagai karyawan magang, freelance atau volunteer.

Itulah beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan ketika memilih kuliah jurusan komunikasi.

Scroll to Top