Home » Pelajaran » Olahraga & Kesehatan » Kekurangan Makanan dan Minuman akan Mengakibatkan?

Kekurangan Makanan dan Minuman akan Mengakibatkan?

kekurangan makanan dan minuman akan mengakibatkan 4404 2

Kekurangan makanan dan minuman akan mengakibatkan? – Setiap makhluk hidup pasti membutuhkan makanan dan minuman untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan energi dalam tubuhnya, begitu juga dengan manusia.

Setiap manusia, apalagi jika orang tersebut bekerja dan menjalani aktifitas fisik yang berat, maka ia membutuhkan asupan yang lebih besar dibanding orang kebanyakan. Namun bagaimana jika orang tersebut kekurangan makanan dan minuman? Apa yang akan terjadi pada kondisi tubuhnya? Berikut jawabannya.

Kekurangan makanan dan minuman akan mengakibatkan?

Orang yang kekurangan makanan dan minuman, tentu akan berpengaruh pada asupan yang mereka dapatkan. Semakin berkurang asupan makanan dan minuman, semakin berkurang juga asupan nutrisi yang mereka dapatkan.

Nutrisi sendiri berperan penting dalam menjaga kesehatan dan menunjang berbagai fungsi tubuhnya dalam bekerja. Di lain sisi, nutrisi tidak dapat diproduksi oleh tubuh, melainkan harus disuplai melalui makanan dan minuman yang dikonsumsinya.

Nah apabila orang tersebut kekurangan nutrisi, maka hal itu bisa menyebabkan tubuh terasa lemas, kurang kebal terhadap penyakit, dan juga melambatnya fungsi dan kerja tubuh, misalnya seperti sistem pencernaan.

Sebagaimana hasil penelitian yang dimuat oleh Times Now News, dalam Journal of Post-Acute dan Long-Term Care Medicine, menemukan jika nutrisi memiliki peran sangat penting untuk kesehatan tubuh, terutama orang tua, dan kurangnya asupan nutrisi dapat tubuh menjadi lemah.

Kondisi ini disebut dengan, Frailty yaitu kondisi geriatri yang bisa menyebabkan penurunan kesehatan dan secara fungsi, khususnya pada orang dewasa. Kondisi ini juga bisa membuat menurunya kemampuan penyembuhan dan pemulihan pada tubuh. Frailty dapat disebabkan oleh berbagai faktor, tetapi penelitian terbaru menunjukkan jika kadar asupan lutein, zeaxanthin, vitamin dan folat yang rendah bisa berkontribusi munculnya gangguan penyakit ini.

Kandungan nutrisi dan antioksidan pada makanan juga memainkan peran penting dalam kesehatan dan imun tubuh secara keseluruhan. Antioksidan sendiri merupakan zat yang melindungi sel-sel tubuh dari serangan radikal bebas dan stres oksidatif. Saat mengonsumsi makanan yang terkena asap polusi atau rokok, tentu hal itu bisa berdampak kurang baik bagi tubuh.

Aktivitas radikal bebas dalam tubuh juga dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, dan lainnya. Kehadiran antioksidan dalam tubuh tentu berperan penting untuk mengurangi risiko gangguan tersebut.

Antioksidan yang bisa didapat dari vitamin C dan E, karotenoid, flavonoid, tanin, fenol, dan lignin tentunya bisa membantu tubuh memerangi dan mengurangi aktivitas radikal bebas, sehingga kedapnya tubuh akan lebih kecil mengalami risiko dan gangguan kesehatan yang serius.

Efek jangka pendek kekurangan makanan dan minuman

1. Merasa lelah sepanjang waktu

Karena jumlah makanan yang kamu konsumsi terbatas, tentu kondisi umum yang terjadi setelahnya yaitu mudah lelah. Untuk melakukan hal-hal sederhana saya terkadang terasa lemas. Kurangnya makanan bisa membuat tubuh tidak memiliki sumber energi yang cukup untuk melakukan aktivitas dan kegiatan sehari-hari. Efek jangka pendek kondisi ini bisa menyebabkan kamu mengalami beberapa masalah seperti:

2. Mudah lupa

Kurangnya asupan makanan bisa menyebabkan kinerja kognitif dan memori terganggu. Akibatnya kamu akan sering lupa atau sulit mengingat sesuatu.

3. Gangguan pada rambut seperti kerontokan

Karena jumlah makanan yang dikonsumsi berkurang, maka nutrisi yang masuk ke tubuh juga tidak optimal. Hasilnya, rambut akan mudah rontok karena kurangnya asupan.

4. Lapar

Kondisi ini tentu umum terjadi jika makanan yang kamu konsumsi kurang dari porsi yang seharusnya tubuhmu dapatkan. Karena keterbatasan makanan dapat menyebabkan hormon ghrelin dan leptin berkurang yang kabitanya rasa lapar muncul. Biasanya, kondisi ini membuat orang tersebut lemas dan sulit konsentrasi.

5. Perut membesar

Anehnya, ketika kamu mengurangi konsumsi makanan atau kalori, area di sekitar perut akan tampak membesar atau menjadi gemuk. Alasan karena kurangnya asupan kalori membuat kadar hormon kortisol meningkat dan berpengaruh pada naiknya berat badan di area perut.

6. Tubuh terasa dingin

Saat tubuh kurang mendapat asupan makanan dan minuman yang cukup, maka kamu bisa tiba-tiba merasa dingin. Alasannya, tentu dikarenakan tubuh tidak memiliki bahan bakar yang cukup untuk menghangatkan tubuh.

Siklus menstruasi terlambat dan sulit untuk hamil

Kurang asupan makan juga dapat membuat siklus menstruasi wanita mengalami gangguan. Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak dapat melakukan proses ovulasi, di sisi lain hal ini juga berpengaruh terhadap proses kehamilan orang tersebut.

jadi kekurangan makanan dan minuman akan mengakibatkan tubuh kekurangan asupan nutrisi dan karbohidrat. Hal itu, tentu membuat tubuh kurang mendapat asupan dan sumber energi yang cukup. Sehingga, orang yang mengalami kondisi tersebut akan merasa lemas, tidak bertenaga, hingga sulit konsentrasi dan tidak fokus.