Jelaskan Pengaruh Durhaka Kepada Orang Tua dalam Kehidupan Anak

Sebelum menjawab pertanyaan mengenai jelaskan pengaruh durhaka kepada orang tua dalam kehidupan anak, kita akan membahas peran kita sebagai anak kepada orang tua terlebih dahulu. Orang tua adalah dua manusia paling mulia yang diciptakan untuk melindungi dan mengasihi kita dan tugas kita sebagai anak-anak menghormati dan membuat mereka bahagia. Setiap yang mereka telah lakukan sebaiknya kita turuti, terutama ibu yang melahirkan kita ke dunia ini dan bahkan bersedia mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan kita.

Demikian pula ayahnya bekerja keras setiap hari demi bisa memberi makan istri dan anak-anaknya dan tidak peduli tentang kesehatan mereka sendiri. Dan sebagai anak kita diwajibkan untuk memberikan yang terbaik bagi orang tua meskipun sedikit karena manfaat nyata dari kedua orang tua tidak bisa dihargai dengan apa pun.

Tapi kadang-kadang banyak anak di dunia ini yang tidak tahu diri dan berani untuk berteriak pada ibu dan ayahnya bahkan kadang-kadang saat anak besar dia menjadi orang kaya dan berada tidak mau mengakui orang tuanya dalam arti dia berkata jika orang tuanya tidak layak untuk menjadi ayah dan ibu. Astaghfirullah…… Allah melarang seorang anak ini masuk syurga dan dikatakan sebagai anak derhaka dan benar jika ia mendapat seksaan dan dosa Allah. Hal ini adalah hal-hal kecil yang bisa menyakiti orang tua:

  1. Ketika mereka meminta bantuan, kamu menjawab “nanti”.
    Jarang berbicara dengan mereka atau tidak menghormati mereka
  2. Malas untuk membersihkan rumah.
  3. Tidak sadar berteriak pada mereka.
  4. Jarang menghabiskan waktu dengan mereka.
  5. Allah akan menunjukkan azab di dunia tidak menunggu sampai akhirat.
  6. Azab di dunia untuk anak yang tidak patuh kepada orang tuanya dalam bentuk hidup dalam kesengsaraan, tidak bahagia, sulit waktu kematian sekaratul dan mendapatkan azab yang sangat pedih.

Itulah adalah beberapa hal yang terjadi sebagai akibat dari ketidaktaatan kepada orang tuanya.

Inilah pengaruh durhaka kepada orang tua dalam kehidupan anak di dunia dan akhirat

  1. Mendapat murai dari Allah SWT.
  2. Tidak dianggap masuk dalam kategori orang-orang dari nabi Muhammad.
  3. Mendapat gelar “kafir” Naudzubillah.
  4. Allah akan memberikan azab di dunia.
  5. Dosa-dosanya tidak akan diampuni Allah.
  6. Membatalkan semua perbuatan baiknya.
  7. Rezeki terputus.
  8. Termasuk dalam orang mendapat kerugian besar.

Nah, itulah jawaban dari jelaskan pengaruh durhaka kepada orang tua dalam kehidupan anak. Untuk lebih memperjelas, di bawah ini ulasan lengkapnya mengenai sifat durhaka dalam Islam.

Pengertian durhaka dalam perspektif islam

Dalam Islam, setiap anak diharuskan taat kepada orang tua. Wajib bagi mereka untuk menuruti dan tidak mengatakan sesuatu yang menyakiti perasaan orang tua mereka.

Perbuatan durhaka kepada ibu dan ayah jelas dilarang oleh semua agama, termasuk juga Islam.

Ciri-ciri anak durhaka menurut Islam

Islam mengajar anak-anak untuk sopan dan lembut kepada ibu dan ayahnya. Apapun alasannya, orang-orang yang berkata kasar, berteriak, memukul, memasang wajah yang masam di hadapan orang tua mereka, maka dikategorikansebagai anak durhaka.

1. Mengatakan “Ah!” kepada orang tua

Islam memerlukan setiap anak untuk berbuat baik kepada ibu dan ayah selaku orang tua mereka. Walaupun perkataan “ah” saja hal itu juga diharamkan. Lebih-lebih lagi, menaikkan nada suara di hadapan mereka.Yakinlah, tindakan demikian adalah hal dilarang oleh Allah SWT.

2. Membuat orang tua menangis

Setiap ibu dan ayah akan mencoba untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka. Mereka sanggup melakukan apa saja untuk melihat anaknya tersenyum. Kemudian bagaimana jika kita sebagai anak-anak membuat menangis dan bersedih ibu dan ayah? Sudah tentu, tindakan itu adalah salah satu kesalahan yang besar untuk kita. Allah SWT pun membenci hal ini.

3. Menelantarkan orang tua

Ibu dan ayah tidak pernah merasa letih untuk menjaga dan merawat kita. Waktu kanak-kanak dahulu, mereka menjaga, mengasuh anak, membantu membuang air besar, menyiapkan makan dan minum, mengajarkan kita untuk berbicara dan berjalan. Segala apa yang mereka berikan tersebut dilakukan dengan ikhlas tanpa mengharapkan apa-apa sebagai balasannya. Apabila ibu dan ayah kita sudah tua, ia adalah tanggung jawab kita. Kita perlu membantu beliau. Janganlah kita mengabaikan mereka.

4. Memasang muka cemberut di hadapan ibu dan ayah

Mungkin kamu terlihat ceria dan tersenyum di hadapan kawan-kawannya. Tetapi di rumah, kamu malah memasang muka cemberut di hadapan ibu ayahnya. Sesungguhnya, ibu dan ayah adalah orang-orang yang paling layak kita berikan senyuman. Mereka tidak bosan menjaga kamu dari kecil, bukan kawan-kawan kamu! Jadi jangan pernah menunjukan muka masam di hadapan mereka. Jika ada masalah, kamu perlu memberitahu mereka juga.

5. Tidak menghormati ibu dan ayah

Tidak menghormati orang tua juga termasuk dalam perbuatan anak durhaka. Hormat di sini berarti kamu harus sopan dan halus saat berbicara, mencium tangan setiap keluar dari rumah, dan sentiasa meminta doa jika kamu akan melakukan sesuatu.

6. Mendengarkan dan menuruti nasihat ibu ayah taat

Salah satu ciri-ciri anak durhaka adalah tidak taat kepada nasihat ibu dan ayah mereka. Contohnya, ibu dan ayah meminta bantuan untuk membeli bahan makanan di warung, maka anak itu malas dan tidak mahu pergi. Begitu juga, apabila diminta untuk tidak melakukan hal-hal yang buruk, malah menolak. Perbuatan itu termasuk durhaka kepada ibu dan ayah.

Nah, sekarang jika ditanya jawaban jelaskan pengaruh durhaka kepada orang tua dalam kehidupan anak, kalian sudah tahukan apa saja jawabannya? Untuk itu, kalian harus menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, ya.

Tinggalkan komentar