Content Marketing Menggunakan Blog, Bagaimana Caranya?

Beranda » Content Marketing Menggunakan Blog, Bagaimana Caranya?

Membuat content marketing menggunakan blog sebenarnya sama seperti menulis pada umunya, yaitu teks yang didukung gambar, audio ataupun video. Yang membedakan, konten yang dibuat akan berfokus untuk menjaring visitor dan men-convert-nya menjadi konsumen.

Membuat content marketing tentu bukan hanya sekedar menulis saja, tetapi bagaimana konten tersebut mampu menarik dan mempersuasifkan minat pembaca pada produk yang akan ditawarkan. Untuk itu, peran seorang content writer dan copywriter sangat mempengaruhi kesuksesan pemasarahan ini.

Tips content marketing dengan blog

Saat ini, content marketing merupakan salah satu cara pemasaran online yang cukup banyak digunakan.

Jika tertarik, banyak sekali platform blog yang bisa manfaatkan juga untuk penerapan content marketing, seperti WordPress, Blogspot, Tumblr, Medium dan lainnya. Berikut ini 3 tips melakukan content marketing.

Fahami dan fokus pada target market

Setiap orang pasti memiliki kebutuhan yang berbeda. Untuk itu, kita harus tahu siapa target market kita sesungguhnya. Audiens yang datang ke webisite atau blog kita cenderung akan merespon konten yang relate dan bisa memberi informasi yang berguna. Untuk itu, pahami dahulu pertanyaan berikut:

  • Siapa target marketnya?
  • Apa yang mereka butuhkan?
  • Bagaimana produk tersebut menjadi solusi dari permasalahan mereka?

Jika sudah mampu menjawab poin-poin tadi, jadikan jawaban di atas sebagai pakem dalam menulis dan gaya bahasa dalam menyampaiakan konten.

Konten tidak hanya harus menarik, namun dikemas dengan kreatif

Bagaimana agar content marketing terlihat menarik dan kreatif? Tentu dengan menyajikan banyak variasi dan format. Ketika menulis blog, biasanya sebagain format yang ditampilkan adalah teks. Teks memang menjadi titik tumpu pada blog. Namun, usahakan juga untuk menampilkan berbagai format lainnya.

Contohnya situs hipwee! Lihat bagaimana mereka dapat mengkomposisikan tulisan dan gambar menjadi hal yang menarik untuk dibaca. Walaupun tulisan yang disajikan cukup panjang, namun tidak membuat pembacanya bosan, bukan?

Kunci dari konten yang mereka sajikan adalah komposisi tulisan yang divisualkan dengan beberapa gambar menarik. Komposisi ini tentu dapat kita terapkan juga untuk meningkatkan efektifitas content marketing yang kita jalani.

3. Jadikan visitor sebagai konsumen

Setelah memiliki banyak pengunjung blog, tahap selanjutnya adalah meng-convert-nya menjadi konsumen. Pastikan konten yang disajikan informatif dengan nice yang tepat. Sehingga, visitor dapat tertarik dan mengikuti setiap konten yang di-publish.

Tapi perlu diingat, lakukan dengan softselling. Sematkan juga kata-kata dan tombol call to action. Hampir semua perusahaan besar maupun UKM telah menerapkan content marketing menggunakan blog.

Salah satu blog perusahaan yang mampu menampilkan content marketing dengan sangat baik adalah blog Tokopedia. Mereka mampu menyajikan informasi, tips dan berita-berita menarik, dan di saat bersamaan mereka juga menyematkan produk mereka secara softselling.

Dengan begitu, audiens merasa mereka memberikan informasi tersebut tanpa terkesan menjual. Secara tidak langsung, audiens pun beranggapan produk tersebut sebagai rekomendasi, bukan penawaran produk. Tertarikah menerapkan content marketing dengan blog untuk pemasaran online?

Scroll to Top