Home » Cara Menggambar Pasar Tradisional

Cara Menggambar Pasar Tradisional

  • by
Cara Menggambar Pasar Tradisional

Cara menggambar pasar tradisional – Siapa sih yang belum pernah mengunjungi pasar tradisional. Tapi tahukah kamu jika pasar tradisional ini terbilang unik. Pasalnya, proses jual beli akan terjadi berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Bisa dibilang, kamu bisa melakukan proses tawar menawar lho. Nah, selain proses tersebut, pasar yang menjual berbagai barang juga menarik untuk menjadi objek gambar lho.

Pasalnya, kamu menggambar pasar tradisional juga melatih kamu menggambar bentuk dan aktifitas lainnya lho. Tak seperti menggambar objek lain, jika kamu menggambar pasar tradisional, pastinya kamu juga akan menggambar orang dengan aktifitas yang berbeda, dengan barang jualan yang berbeda, serta bangunan-bangunan yang berbeda, misalkan took atau lapak jualan penjual tersebut.

Nah, jika kamu tertatik ingin belajar bagaimana sih cara menggambar pasar tradisional, berikut ini beberapa video caranya dan contoh-contoh gambar pasar tradisional berikut ini ulasannya.

Cara menggambar pasar tradisional

Contoh gambar pasar tradisional

Cara Menggambar Pasar Tradisional

Cara Menggambar Pasar Tradisional

Cara Menggambar Pasar Tradisional

Cara Menggambar Pasar Tradisional

Cara Menggambar Pasar Tradisional

Cara Menggambar Pasar Tradisional

Apa itu pasar

Pasar ialah salah satu dari sekian banyak  sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur lokasi usaha memasarkan barang, jasa, dan tenaga kerja guna orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dipasarkan menggunakan perangkat pembayaran yang sah yaitu uang. Kegiatan ini adalah bagian dari perekonomian. Ini ialah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual barang tersebut untuk melakukan pertukaran.

Dua orang mungkin mengerjakan perdagangan, tetapi diperlukan paling tidak tiga orang untuk dibilang sebagai pasar, serta ada kompetisi pada satu dari dua belah pihak dalam menjual barang dagangannya. Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, tempat jenis dan sekian banyak  komunitas, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan. Beberapa contoh pasar tradisional yaitu pasar petani lokal yang kerap diselenggarakan di sekitar alun-alun kota atau lokasi parkir, pusat perbelanjaan dan pusat perbelanjaan, mata uang internasional dan pasar komoditas.

Secara historis, pasar berasal di pasar fisk yang berkembang menjadi – atau dari – komunitas kecil, kota dan kota.

Pengertian Pasar tradisional

Pasar tradisional adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi dan seringkali ada proses tawar-menawar, bangunan seringkali terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran tersingkap yang dimulai oleh penjual maupun sebuah pengelola pasar. Kebanyakan menjual keperluan sehari-hari laksana bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain, pakaian barang elektronik, jasa dan lain-lain. Di samping itu, terdapat pula yang memasarkan kue-kue dan dagangan lainnya. Pasar  ini tidak sedikit ditemukan di Indonesia, dan lazimnya terletak dekat area perumahan supaya memudahkan pembeli untuk menjangkau pasar. Beberapa pasar tradisional yang “legendaris” antara lain ialah pasar Beringharjo di Yogyakarta, pasar Klewer di Solo, pasar Johar di Semarang. Pasar tradisional disemua Indonesia terus mengupayakan bertahan menghadapi serangan dari pasar modern. Baca juga tips dan cara menggambar rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *