Home » Karakter » Cara menggambar Orang Berhijab + Contoh Sketsa dan Ilustrasi

Cara menggambar Orang Berhijab + Contoh Sketsa dan Ilustrasi

wapt image 43

Cara menggambar orang berhijab – Dalam islam tentunya setiap wanita dituntut untuk menutup auratnya dengan pakaian yang sopan dan sesuai syariat islam. Nah, salah satunya adalah menutup bagian kepala atau yang dikenal dengan hijab. Nah, untuk kamu yang ingin belajar cara menggambar orang berhijab, berikut ini beberapa refrensi dan contoh gambar yang bisa kamu amati. Untuk lebih mempermudah dalam melatih keterampilan kamu menggambar, beberapa video cara menggambar orang berhijab di bawah ini juga bisa kamu amati dan jadikan sebagai patokan dan inovasi. Nah, untuk kamu yang ingin belajar cara menggambar orang, kamu bisa membaca di tautan tersebut.

Cara menggambar orang berhijab sederhana

Cara menggambar orang berhijab sederhana

Video cara menggambar orang berhijab

Contoh sketsa gambar wanita berhijab

Contoh sketsa gambar wanita berhijab

Contoh sketsa gambar wanita berhijab

Contoh sketsa gambar wanita berhijab

Contoh sketsa gambar wanita berhijab

Ilustrasi contoh gambar wanita berhijab

Ilustrasi contoh gambar wanita berhijab

Ilustrasi contoh gambar wanita berhijab

Ilustrasi contoh gambar wanita berhijab

Ilustrasi contoh gambar wanita berhijab

Ilustrasi contoh gambar wanita berhijab

Ilustrasi contoh gambar wanita berhijab

Cara menggambar orang berhijab dengan pensil bagi yang sudah mahir

Cara menggambar orang berhijab dengan pensil

Cara menggambar orang berhijab dengan pensil

Cara menggambar orang berhijab dengan pensil

Cara menggambar orang berhijab dengan pensil

Cara menggambar orang berhijab dengan pensil

Cara menggambar orang berhijab dengan pensil

Cara menggambar orang berhijab dengan pensil

Hijab (Arab: حجاب‎, ħijāb) ialah kata dalam bahasa Arab yang berarti “penghalang”. Pada sejumlah negara Arab serta negara-negara Barat, kata hijab lebih merujuk untuk kerudung yang dipakai oleh perempuan muslim (lihat jilbab). Namun dalam keilmuan Islam, hijab lebih tepat merujuk untuk tatacara berpakaian yang layak dan menyesuaikan dengan aturan dan bimbingan agama.

Kriteria hijab yang benar

Berdasarkan penjelasan dari Muhammad Nashiruddin Al Albany kriteria   jilbab yang benar hendaklah menutup semua badan, kecuali wajah dan dua telapak, jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, bahan tidak boleh tembus pandang, tidak tampil ketat sampai-sampai menampakkan lekuk tubuh, tidak dengan aroma parfum yang kuat, tidak serupa  pakaian kaum lelaki atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan  pakaian  yang ditujukan untuk popularitas diri.

Jilbāb (Arab: جلباب ) ialah busana muslim terusan panjang menutupi semua badan kecuali tangan, kaki dan wajah yang biasa dikenakan oleh semua perempuan muslim. Penggunaan jenis pakaian ini berhubungan dengan bimbingan syariat Islam. Sementara kerudung sendiri di dalam Al-Qur’an dinamakan dengan istilah khumur, sebagaimana adapada surat An Nuur ayat 31:

“ Hendaklah mereka menutupkan khumur (kerudung-nya) ke dadanya. (An Nuur :31) ”Secara etimologis jilbab berasal dari bahasa arab jalaba yang berarti menghimpun atau membawa.

Istilah jilbab dipakai pada negeri-negeri berpenduduk muslim  sebagai jenis pakaian dengan penamaan berbeda-beda. Di Iran dinamakan chador, di India dan Pakistan dinamakan pardeh, di Libya milayat, di Irak abaya, di Turki charshaf, dan tudung di Malaysia, sedangkan di negara Arab-Afrika dinamakan hijab.

Di Indonesia, pemakaian kata “jilbab” dipakai secara luas sebagai busana kerudung yang menutupi sebagaian kepala wanita (rambut dan leher) yang dirangkai dengan baju untuk menutupi tubuh kecuali telapak tangan dan kaki.