Home » Pelajaran » Sejarah » Bagaimana Rumusan Dasar Negara dalam Naskah Piagam Jakarta?

Bagaimana Rumusan Dasar Negara dalam Naskah Piagam Jakarta?

Bagaimana rumusan dasar negara dalam naskah piagam Jakarta? Sejarah kemerdekaan dan perumusan bangsa Indonesia sebagai sebuah negara kesatuan memang dibutuhkan proses yang panjang. Tak ayal, proses perumusan perumusan tersebut menempuh jalan butuh dan proses yang alot.

Hal itu membuat terjadinya silang pendapat yang tak bisa dielakan. Para pendiri bangsa pun akhirnya harus melakukan sidang hingga berkali-kali untuk bisa menemukan titik tengah dan menyamakan pendapat antar anggota sehingga falsafah yang dirumuskan bisa seperti pribadi bangsa dan apa yang dicita-citakan sejak dahulu.

Perumusan negara dimulai dengan dilakukannya sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Sidang yang berlangsung pada tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945 ini memenghasulkan beberapa pendapat para tokoh negarawan.

Kala itu, Moh Yamin, Mr Soepomo, dan Ir Soekarno mencetuskan ide mengenai dasar negara menurut mereka masing-masing. Sayangnya, sidang yang dilakukan saat itu menemui jalan buntu dan tidak menghasilkan keputusan apapun. Setelah itu, inisiasi dibentuknya Panitia Sembilan pun dilakukan.

Tugas utama dari pembentukan panitia tersebut tidak lain sebagai penampung saran dan usulan mengenai dasar negara Indonesia.

Bagaimana rumusan dasar negara dalam naskah piagam Jakarta

Seperti yang diungkapkan dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas VII Edisi Revisi 2014, saat itu Panitia Sembilan melakukan rapat pada 22 Juni 1945. Masih dengan suasana yang alot, dimana perbedaan pandangan dan silang pendapat antar peserta masih tidak dapat dihindari.

Adu argumen dari masing-masing tokoh pun terjadi, di mana kala itu dua kelompok yang sangat berpengaruh, yakni kubu nasionalis kebangsaan dan kubu nasionalis Islam, saling menyampaikan pendapat dan sanggahan masing-masing.

Setelah proses yang alot, akhirnya disusunlah sebuah dokumen yang di dalamnya berisi mengenai rancangan asas dan tujuan bangsa Indonesia. Dokumen tersebut dinamakan oleh Moh Yamin sebagai Piagam Jakarta atau Jakarta Charter.

Rumusan Dasar Negara dalam Naskah Piagam Jakarta

  1. Ketuhanan dengan kewajipan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

  3. Persatuan Indonesia

  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai bagaimana rumusan dasar negara dalam naskah piagam jakarta