Home » Pelajaran » Geografi » Bagaimana Perbedaan Air tanah dengan Air Permukaan

Bagaimana Perbedaan Air tanah dengan Air Permukaan

  • by
Bagaimana Perbedaan Air tanah dengan Air Permukaan

Bagaimana perbedaan air tanah dengan air permukaan? Air yang terdapat di Bumi umumnya dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu air permukaan (surface water) dan air tanah (ground water). Di bawah ini kita akan membahas secara singkat bagaimana perbedaan air tanah dengan air permukaan.

Air permukaan

Singkatnya, air permukaan merupakan salah satu jenis air yang terdapat di permukaan Bumi. Air permukaan dapat ditemukan di danau, sungai, dan waduk.

Air permukaan sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia, hewan, dan tumbuhan. Banyak manfaat utama air permukaan,namun yang paling umum adalah untuk air minum dan untuk irigasi.

Biasanya, air permukaan tidak memiliki kandungan mineral yang tinggi. Selain itu, air permukaan juga lebih banyak terpapar polusi yang berbeda-beda, seperti kotoran hewan, pestisida, insektisida, limbah industri, ganggang dan banyak bahan organik lainnya.

Bahkan air permukaan yang ditemukan di aliran sungai yang masih asri dapat terkontaminasi oleh kotoran hewan liar, hewan yang mati di hulu atau pembusukan lainnya.

Jadi, jika kita hendak mengkonsumsi air permukaan, kita harus memastikan bahwa air tersebut bersih dari kontaminan dan bebas bakteri dengan memasaknya terlebih dahulu hingga suhu yang disarankan oleh ahli kesehatan.

Air tanah

Lain lagi air tanah. Air jenis ini adalah air yang terdapat di bawah tanah. Biasanya kamu dapat menjumpai air ini di ruang-ruang diantara partikel-partikel batu. Untuk mendapatkan air tanah kita harus mengebor sumur dalam dan memompanya keluar.

Air tanah adalah bagian penting dari siklus air. Air tanah adalah bagian dari presipitasi yang merembes melalui tanah sampai mencapai material batuan yang penuh dengan air.

Ada banyak sumber air untuk mengisi ulang pasokan air tanah, termasuk hujan yang merembes ke dalam tanah, sungai di bawah tanah dan salju yang mencair.

Karena banyak sumber resapan, air tanah dapat mengandung salah satu atau semua kontaminan yang ditemukan di air permukaan serta beberapa mineral terlarut yang terdapat di bawah tanah.

Namun, air tanah umumnya mengandung lebih sedikit kontaminasi daripada air permukaan karena batuan akan bertindak sebagai filter atau penyaring untuk menghilangkan beberapa kontaminan tersebut.

Karena lebih bersih dari air permukaan, air tanah lebih sering dikonsumsi di rumah-rumah. Orang-orang biasanya menimba air tanah dari dalam sumur dan memasaknya terlebih dahulu untuk membunuh bakteri dan kuman sebelum siap diminum.

Perbedaan air tanah dengan air permukaan

Dari pembahasan di atas, perbedaaan antara keduanya sebenarnya sudah dijelaskan secara rinci. Namun karena untuk mempermudah, berikut ini beberapa rangkuman perbedaan kedua jenis air tersebut.

Air tanah ditemukan di dalam tanah, sementara air permukaan ditemukan di atas permukaan.
Air permukaan dapat langsung diambil. Sedangkan kita harus menggali sumur dan memompa atau menimba untuk mendapatkan air tanah.

Air tanah lebih bersih dari air permukaan karena air yang meresap ke dalam tanah melewati sejumlah lapisan batuan yang bertindak sebagai penyaring atau filter. Sedangkan air permukaan lebih mudah terkontaminasi sehingga umumnya lebih kotor.

Meskipun air tanah biasanya mengandung lebih sedikit kontaminan daripada air permukaan, namun air tanah cenderung memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi karena aksi pelarutan air.

Air permukaan sering disebut dengan air lunak sedangkan air tanah disebut air keras. Kandungan mineral adalah ukuran dimana kita mengklasifikasikan air sebagai “keras” atau “lunak.” Air keras mengandung sejumlah besar ion tertentu (terutama kalsium dan magnesium) sedangkan air lunak memiliki konsentrasi mineral yang lebih rendah.

Nah, itulah bahasan singkat mengenai bagaimana perbedaan air tanah dengan air permukaan yang perlu diketahui. Semoga bahasan ini bisa membantu.