Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Koasuransi: Penjelasan Macam dan Contohnya

Pengertian Koasuransi: Penjelasan Macam dan ContohnyaDalam dunia asuransi, terdapat beberapa istilah yang mungkin tidak semua orang ketahui. Salah satunya mengenai koasuransi. Apa sih pengertian koasuransi itu? Dan bagaimana penjelasannya?

Pengertian koasuransi

Koasuransi adalah sebuah kesepakatan di mana dua atau lebih perusahaan asuransi bekerja sama untuk menanggung risiko suatu peristiwa. Dalam koasuransi, perusahaan asuransi yang bekerja sama disebut sebagai "koasuransi" dan masing-masing perusahaan akan memegang polis asuransi yang sama, dan salah satu perusahaan akan ditunjuk sebagai "koasuransi primer" yang akan menangani klaim dan pembayaran.

Koasuransi dapat digunakan dalam berbagai situasi, seperti asuransi kendaraan, asuransi properti, atau asuransi cargo. Dalam koasuransi, perusahaan asuransi akan membagi risiko dan premi yang diterima sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Koasuransi dapat digunakan untuk menanggulangi risiko yang sangat besar atau untuk meningkatkan perlindungan asuransi yang tersedia.

Koasuransi juga dikenal dengan sebutan reinsurance, yang berarti perusahaan asuransi yang bekerja sama untuk menanggung risiko yang diasuransikan oleh perusahaan asuransi lain. Pada dasarnya, reinsurance adalah bentuk dari koasuransi yang dilakukan oleh perusahaan asuransi untuk mengurangi risiko yang dipegangnya.

Jenis-jenis koasuransi

1. Koasuransi Proportional

Dalam koasuransi ini, perusahaan asuransi yang bekerja sama akan membagi risiko dan premi yang diterima sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Perusahaan asuransi yang menanggung risiko akan menerima premi yang proporsional dengan risiko yang diasumsikan. Koasuransi ini digunakan untuk menanggulangi risiko yang sangat besar atau untuk meningkatkan perlindungan asuransi yang tersedia.

2. Koasuransi Non-Proportional

Dalam koasuransi ini, perusahaan asuransi yang bekerja sama akan membagi risiko dan premi yang diterima sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Perusahaan asuransi yang menanggung risiko tidak akan menerima premi yang proporsional dengan risiko yang diasumsikan. Koasuransi ini digunakan ketika perusahaan asuransi tidak ingin menanggung risiko yang sangat besar, atau untuk meningkatkan perlindungan asuransi yang tersedia.

Contoh kasus koasuransi

Salah satu contoh koasuransi adalah sebuah perusahaan konstruksi yang memiliki polis asuransi properti yang mencakup risiko kerusakan atau kehilangan properti akibat bencana alam. Dalam kasus ini, perusahaan konstruksi bekerja sama dengan dua perusahaan asuransi untuk menanggung risiko tersebut. 

Perusahaan asuransi A akan menanggung risiko sebesar 75% dari nilai properti, sementara perusahaan asuransi B akan menanggung sisanya sebesar 25%. Jika terjadi kerusakan atau kehilangan properti, perusahaan konstruksi akan mengajukan klaim ke perusahaan asuransi A dan B sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat, yang merupakan contoh dari koasuransi proportional.

Perbedaan koasuransi dan reasuransi

Kedua istilah ini merujuk pada dua jenis asuransi yang berbeda.

Asuransi (koasuransi) adalah kontrak di mana perusahaan asuransi menjamin kompensasi kepada pemegang polis jika terjadi kerugian yang dijamin oleh polis.

Reasuransi adalah kontrak di mana perusahaan asuransi mengalihkan sebagian risiko yang diasuransikan ke perusahaan reasuransi. Ini dilakukan untuk membatasi jumlah kerugian yang mungkin ditanggung oleh perusahaan asuransi jika terjadi kerugian besar.

Jadi, asuransi adalah kontrak yang ditawarkan kepada konsumen, sementara reasuransi adalah kontrak yang ditawarkan antara perusahaan asuransi.

Jadi, itulah penjelasan mengenai apa pengertian koasuransi, macam atau jenisnya, serta contoh kasusnya.