Menciptakan Ide Produk dan Menindaklanjuti Sampai Produk Diperkenalkan ke Pasar Disebut dengan?

Perencanaan produksi sangat penting untuk dilakukan sehingga fungsi produksi baik dan sesuai dengan keinginan. Perencanaan yang dilakukan akan menghindari perusahaan dari memproduksi barang yang lebih efisien baik dari waktu, harga, dan jumlah, keunggulan dan kerugian ketika selesai diproduksi.
Pertanyaan yang muncul mengenai masalah ini adalah soal ide produk hingga proses perkenalannya di pasar.

Aktivitas dalam menciptakan ide produk dan menindaklanjuti sampai produk diperkenalkan ke pasar disebut dengan perencanaan produksi

Apa itu perencanaan produksi?

Sebuah perusahaan manufaktur dapat mengetahui jumlah dan jenis barang apa saja yang akan diproduksi berdasarkan data kebutuhan pasar saat ini yang dapat diperolehnya dari divisi atau tim marketing. Data-data yang telah diperoleh dari bagian tersebut dapat diinformasikan ke bagian produksi agar barang yang diinginkan dapat segera dibuat.

Maka dari itu, ada beberapa hal-hal yang berkaitan erat dengan tahapan perencanaan dan strategi produksi pada perusahaan manufaktur tersebut. Mulai dari jenis barang yang akan diproduksi, jumlah barang yang akan diproduksi, dan cara pengolahan barang.

Berikut ini adalah tahapan perencanaan produksi pada perusahaan manufaktur:

  1. Tahapan awal. Pada tahapan ini, sebuah perusahaan manufaktur sudah harus menentukan desain awal produk. Desain awal tersebut berupa desain spesifikasi dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah produk yang akan diproduksi nantinya.
  2. Tahapan desain produk. Pada tahapan ini, perusahaan manufaktur sudah dapat menentukan desain dari suatu produk, yaitu berupa gambaran dari produk tersebut seperti bentuk, warna, ukuran, dan lainnya secara tepat.
  3. Tahapan cara pembuatan. Pada tahapan ini perusahaan harus menentukan urutan proses pembuatan suatu produk, lokasi atau pabrik pembuatan yang tepat, dan segala macam peralatan yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk tersebut.
  4. Tahapan pembuatan, yaitu perusahaan mulai memproduksi barang yang diinginkan dan memodifikasi lebih lanjut. Proses pembuatan barang harus disesuaikan dengan desain, memiliki kualitas yang baik, dan peralatan mesin yang tersedia. Di dalam tahapan pembuatan ini, terkadang hasil yang diinginkan sedikit berbeda dengan apa yang sudah direncanakan pada awalnya. Namun hal tersebut bukan menjadi masalah besar jika tidak menyimpang terlalu jauh dari apa yang sudah ditetapkan di awal. Perusahaan masih dapat memodifikasi barang tersebut sedikit demi sedikit hingga tercapai sesuai apa yang diinginkan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai aktivitas dalam menciptakan ide produk dan menindaklanjuti sampai produk diperkenalkan ke pasar atau yang disebut dengan perencanaan produksi.