Pengembangan Desain dari Limbah untuk Membuat Produk Hiasan Diawali dengan?

Pengembangan desain dari limbah untuk membuat produk hiasan diawali dengan? Pengembangan desain dari limbah untuk membuat produk dekorasi, tentu membutuhkan beberapa tahap penting. Proses awalnya sendiri dimulai dengan melakukan riset terlebih dahulu.

Mengapa pengembagan desain dari limbah untuk membuat produk dekorasi dimulai dengan riset?

Riset atau penelitian dilakukan untuk menemukan data pada potensi limbah yang akan digunakan sebagai bahan bakunya. Setiap lokasi dan kawasan memiliki berbagai jenis limbah dan belum dimanfaatkan sepenuhnya.

Limbah yang akan digunakan untuk menghasilkan produk dekorasi tersebut harus meninjau pada jenis, jumlah, bahan, dan bentuk dari limbah tersebut, sehingga produk yang dihasilkan memiliki standar tertentu. Jenis, bahan, bentuk dan karakter dari bahan baku tersebut akan menjadi dasar untuk gagasan produk yang akan dibuat.

Penentuan bahan baku limbah yang akan digunakan sebagai dasar untuk mengeksplorasi ide-ide produk juga harus memiliki nilai estetika dan keunikan tersendiri. Sehingga, wajar saja jika proses pencarian ide sangat penting.

Dekorasi ide desain produk dapat diperoleh dengan tiga cara pendekatan

  1. Pendekatan pertama adalah mengenali target pasar dan selera pasar
  2. Pendekatan kedua adalah untuk menjelajahi bahan limbah untuk menghasilkan nilai estetika produk yang berbeda dan unik
  3. Ketiga adalah berpikir tentang di mana produk dekoratif akan ditempatkan. Produk yang dibuat akan menyesuaikan dengan tempat tersebut

Gagasan produk dapat muncul ketika pengamatan dilakukan di suatu tempat. Jika proses pengembangan desain dilakukan dalam kelompok, selalu ingat untuk melakukan brainstorming, diskusi, dan pertukaran ide terlebih dahulu untuk mendapatkan desain akhir yang memuaskan.

Setelah ide diperoleh, tahap selanjutnya adalah pembuatan sketsa ide, dan membuat model atau prototipe produk.

Nah, pengembangan desain dari limbah untuk membuat produk dekorasi dimulai dengan penelitian sehingga kamu memiliki perencanaan yang cermat, terutama dalam menemukan data tentang potensi limbah yang akan digunakan untuk bahan baku tersebut.