Jelaskan Apa yang Dimakud dengan Keanekaragaman Hayati?

Jelaskan apa yang dimaksud dengan keanekaragaman hayati? Pastinya kamu pernah mendengar istilah keanekaragaman hayati. Tentunya, istilah ini berhubungan dengan berbagai organisme. Lalu, apa sih yang dimaksud dengan keanekaragaman hayati itu? Berikut penjelasannya.

Apa yang dimaksud dengan keanekaragaman hayati?

Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman organisme yang menunjukkan keseluruhan atau total dari variasi organisme. Keanekaragaman hayati merupakan berbagai kehidupan yang ditemukan di suatu tempat di Bumi. Keanekaragaman hayati menggambarkan berbagai jenis makhluk hidup. Keragaman makhluk hidup dapat terjadi karena perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah, tekstur, penampilan dan sifat makhluk organisme tersebut.

Tingkat atau jenis keanekaragaman hayati

Keragaman gen

Keragaman gen adalah variasi genetik dalam satu spesies. Tingkat ini muncul karena setiap individu memiliki bentuk gen yang khas. Gen adalah bahan dalam kromosom makhluk hidup yang mengontrol sifat organisme. Gen dalam setiap individu memang memiliki perangkat dasar yang sama, namun variasinya tentu tergantung pada masing-masing induknya tersebut.

Mengutip situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), penyebab gen dari pernikahan antara dua individu dari makhluk hidup serupa dari kedua orang tua, menghasilkan keturunan hasil pernikahan dari kedua induknya tersebut.

Kombinasi dari susunan gen dari keduanya menyebabkan keragaman individu dalam satu spesies dalam bentuk varietas secara alami atau buatan. Pada manusia, ada keragaman gen yang menunjukkan sifat-sifat yang berbeda, seperti ukuran tubuh, warna kulit, warna mata, dan bentuk rambut.

Keanekaragaman jenis

Dalam jenis keragaman ini ditemukan keanekaragaman individu lainnya. Di lingkungan sekitarnya ada banyak jenis hewan dan tanaman dengan berbagai karakteristik fisik. Seperti bentuk dan ukuran, warna, dan kebiasaan hidup.

Keanekaragaman ekosistem

Di bumi dapat ditemukan berbagai makhluk hidup lainnya, tidak hanya manusia. Semua makhluk hidup berinteraksi atau berhubungan erat dengan lingkungan mereka. Lingkungan ini meliputi komponen biotik dan komponen abiotik.

Komponen biotik mencakup berbagai jenis makhluk hidup yang dimulai dengan makhluk hidup yang yang dapat dilihat secara langsung. Komponen abiotik sendiri terdiri dari iklim, cahaya, batu, air, tanah, dan kelembaban. Kedua komponen ini sangat beragam dan bervariasi. Ekosistem ini merupakan interaksi antara komponen biotik dan abiotik.

Dalam sebuah ekosistem, semua makhluk hidup yang tinggal di dalamnya selalu terdapat hubungan timbal balik, baik makhluk hidup dengan makhluk hidup, maupun dengan lingkungan atau komponen abiotik mereka. Hubungan timbal balik ini menimbulkan harmonisasi dalam ekosistem. Perbedaan lokasi geografis juga merupakan faktor yang menyebabkan berbagai bentuk ekosistem yang berbeda.

Keberlanjutan ekosistem ini terganggu jika ada komponen yang mengalami gangguan. Gangguan komponen ekosistem dapat menyebabkan perubahan ekosistemnya. Gangguan besar atau kecil ekosistem dapat mengubah bentuk ekosistem secara perlahan ataupun cepat. Contoh gangguan ini, seperti penebangan pohon, longsor atau letusan gunung berapi, yang dapat menghancurkan ekosistem.

Nah, itulah penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan keanekaragaman hayati dan beberapa tingkat atau jenisnya.