Manfaat Ekonomi Seperti Apakah yang Diperoleh Bangsa Indonesia Karena Pengaruh Letak Geografisnya

Manfaat ekonomi seperti apakah yang diperoleh bangsa indonesia karena pengaruh letak geografisnya – Indonesia yang merupakan negara kepulauan dan memiliki letak geografis yang diapit dua benua dan dua samudra ternyata memiliki banyak manfaat, termasuk dalam hal ekonomi. Apa saja itu? Berikut manfaat ekonomi seperti apakah yang diperoleh bangsa indonesia karena pengaruh letak geografisnya

1. Indonesia merupakan persimpangan lalu lintas dan perdagangan dunia

Salah satu negara yang memiliki geografis yang cukup strategis adalah Jerman. Mengapa? Karena Jerman menjadi persimpangan lalu lintas dunia, baik lalu lintas udara dan laut. Tak hanya itu, Indonesia juga memiliki titik startegis sebagai pusat persimpangan kegiatan jalur distribusi ekonomi dunia, terutama perdagangan antara negara-negara industri dan negara-negara berkembang. Misalnya, Indonesia menjadi titik persimpangan perdagangan antara Jepang, Korea, RRC dengan negara-negara di Afrika, Australia dan Eropa.

2. Indonesia memiliki 4 titik choke dari 10 chokepoint di dunia

Choke Point adalah jalan pengiriman utama internasional yang dilalui oleh berbagai kapal komersial dan kapal-kapal lainnya. Dari 10 chokepoint di dunia, empat diantaranya ada di Indonesia, yaitu Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok, dan Selat Makassar. Poin strategis ini dilintasi oleh 40% kapal asing karena termasuk rute utama perdagangan internasional.

3. Indonesia memiliki dua musim

Lokasi geografis Indonesia diapit oleh dua benua dan dua samudra serta dilintasi oleh garis khatulistiwa yang menyebabkan Indonesia dilewati oleh angin Muson Barat dan angin Muson Timur.

Angin Muson Barat pindah dari benua Asia lalu melewati Samudra Hindia ke benua Australia. Muson Barat ini membawa banyak uap air, sehingga Indonesia memiliki musim hujan.

Muson Timur bergerak dari benua Australia ke benua Asia. Angin Muson Timur membawa udara kering dari padang pasir di bagian utara benua Australia dan juga hanya melewati laut yang sempit. Dengan demikian, Muson Timur menyebabkan Indonesia mengalami musim kemarau.

Karena itu, Indonesia hanya memiliki dua musim saja, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Berbeda dengan negara yang mengalami musim salju yang kerap menimbulkan masalah dan membatasi mobilitas masyarakatnya. Hal ini tentu juga mempengaruhi perputaran roda ekonomi unja.

4. Fenomena arlindo (arus lintas arus)

Lokasi geografis Indonesia menyebabkan fenomena Arlindo, yaitu perbedaan dalam gradien tekanan yang memicu aliran arus dari Samudra Pasifik ke Samudra Hindia. Arlindo menjadi massa utama migrasi lalu lintas air biota ikan dan biota laut. Sehingga, banyak ikan yang bermigrasi melewati lautan Indonesia. Tentu saja hal ini memberikan dampak positif bagi para nelayanan dan berdampak pada putaran ekonomi di lingkungan profesi tersebut.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai manfaat ekonomi seperti apakah yang diperoleh bangsa indonesia karena pengaruh letak geografisnya.