Jelaskan Proses yang Harus Dilakukan dalam Menggambar pada Bahan Tekstil

Jelaskan proses yang harus dilakukan dalam menggambar pada bahan tekstil – Menggambar tidak hanya dilakukan pada medium gambar umum seperti kanvas saja. Kamu juga bisa kok menggambar pada bahan tekstil untuk kemudian diolah kembali menjadi baju atau kebutuhan sandang lainnya. Nah pertanyaan yang kerap muncul yaitu mengenai proses yang harus dilakukan dalam menggambar pada bahan tekstil. Lantas, apa saja sih prosesnya?

Berikut ini urutan proses yang harus dilakukan dalam menggambar pada bahan tekstil

  1. Buatlah gambar dasar atau sketsanya terlebih dahulu
  2. Gunakan kayu triplek ataupun karton berukuran tebal sebagai alas kainnya
  3. Berikan warna pada ragam hias kain
  4. Terakhir, keringkan hasil gambarnya dengan cara menginginkannya di di bawah sinar matahari. Atau,
  5. kamu juga bisa menggunakan hair dryer

Tentang kerajinan tekstil

Kerajinan tekstil merupakan seni atau kerajinan yang dibuat atau menggunakan tekstil sebagai bahan utama. Tekstil adalah bahan-bahan yang berasal dari serat yang diproses menjadi benang atau kain sebagai bahan untuk pakaian manufaktur dan berbagai produk kerajinan lainnya. Dari gagasan tekstil ini dapat disimpulkan bahwa bahan atau produk tekstil meliputi serat, benang, kain, produk pakaian dan berbagai jenis benda yang terbuat dari serat. Secara umum, bahan tekstil dikelompokkan sesuai dengan jenis-jenisnya, seperti:

  1. Berdasarkan jenis produk atau bentuknya: dasar serat, benang, kain, produk jadi (produk pakaian dan kerajinan lainnya)
  2. Berdasarkan dari jenis bahannya: serat alami, serat sintetis, serat campuran
  3. Berdasarkan jenis warna dan motif: putih, berwarna, bermotif atau bergambar
  4. Berdasarkan jenis konstruksi: tenun, rajut, renda, rajutan, utas tunggal dan utas Gintier

Konsep kerajinan dasar tekstil

Tidak semua produk yang terbuat dari tekstil dapat disebut karya seni, karena realisasi harus memenuhi prinsip-prinsip berikut:

Kesatuan, suatu objek yang dikatakan memiliki nilai seni estetika, harus menjadi kesatuan dan kombinasi dari elemen-elemen pendukungnya dengan benar dan sempurna.

Kompleksitas, objek yang memiliki nilai estetika pada dasarnya tidak sederhana, dalam hal ini mengandung elemen yang saling terkait dengan kompleksitas, tertentunya tidak saling bertentangan, berlawanan, dan saling menyeimbangkan

Intensitas, suatu objek seni haruslah memiliki nilai estetika dan bukanlah objek kosong, tetapi juga harus memiliki kualitas yang menonjol dalam penampilannya. Nilai itu bisa dalam bentuk lunak atau kasar, bahagia atau duka, suram atau ceria ditampilkan dengan serius.

Desain kerajinan tekstil

Kerajinan tekstil direalisasikan ke dalam karya seni melalui tahap awal berupa desain. Tahap ini adalah langkah pertama dalam mewujudkan karya seni, dan akan memfasilitasi pencapaian tujuan atau penciptaan karya seni. Dengan demikian desain dapat diartikan sebagai draft gambar dalam bentuk susunan garis, bentuk, warna dan tekstur. Desain dapat diterapkan pada berbagai objek.

Untuk mendapatkan produk kerajinan tekstil yang baik memerlukan rencana dan kesatuan antara bahan yang digunakan dengan fungsi dan jenis objek yang dibuat, kompleksitas proses ini harus seimbang, dan memiliki kombinasi berlawanan, atau nilai kontradiktif yang menghasilkan nilai estetika dalam objek.

Desain yang baik menggunakan bahan-bahan yang baik sehingga bisa menghasilkan objek yang indah dan dapat digunakan. Dalam hal ini, ada dua jenis desain, yaitu desain struktur dan desain dekoratif.

Nah itulah sedikit penjelasan tentang penjelasan proses yang harus dilakukan dalam menggambar pada bahan tekstil.