Pada Gerakan Jalan Cepat Posisi Kaki Harus

Pada gerakan jalan cepat posisi kaki harus? – Olahraga seperti jalan cepat mungkin terdengar sederhana dan mudah. Padahal jika tidak dilakukan hati-hati, tubuh bisa kehilangan keseimbangan dan bisa membuat orang yang melakukannya terjatuh.

Untuk kamu yang masih belum tahu mengenai teknik dalam berjalan cepat, mungkin kerap bertanya mengenai posisi kaki yang tepat saat melakukan gerakan tersebut. Lantas, bagaimana sih posisi kaki saat berjalan cepat?

Pada gerakan jalan cepat posisi kaki harus?

Jawaban: Satu kaki selalu kontak dengan tanah

Mengapa satu kaki tersebut harus selalu kontak dengan tanah? Jawabannya karena saat kamu berjalan cepat, pastinya posisi kaki akan bertumpu secara bergantian, sehingga saat salah satu kaki berganti posisi saat melangkah,maka kaki yang satu di mana berperan sebagai penumpu haruslah menyentuh tanah.

Sebagai contoh, saat kaki kiri berada di belakang dan menjadi tumpuan, maka posisi tersebut tidak boleh diangkat sampai posisi kaki kanan tidak boleh menyentuh tanah. Setelah posisi berganti, maka posisi kaki kirilah yang harus diangkat dan berganti peran dengan kaki kanan.

Lalu bagaimana jika kedua kaki tidak menyentuh tanah? Maka posisi tersebut bukanlah posisi berjalan, melainkan melompat. Sebaliknya, apabila posisi kedua kaki menapak atau menumpu pada tanah, maka posisi tersebut adalah posisi berdiri.

Baca juga: Perbedaan antara jalan dengan lari terletak pada?

Posisi gerakan saat jalan cepat

1. Gerakan tangan

Ketika melakukan jalan cepat, maka posisi siku harus ditekuk antara 85 derajat hingga 90 derajat, dan telapak tangan dalam posisi mengepalkan. Posisi lengan berada di dekat tubuh dan bagian siku berada di dekat tulang pinggul. Gerakan lengan harus berayun maju dan mundur.

Ketika tangan berayun ke depan, posisi tangan harus sejajar dengan tubuh. Sedangkan ketika berayun mundur pastikan posisi lengan tidak terlalu jauh dari pinggul.

Disarankan untuk tidak terlalu renggang karena posisi ini dapat membuat postur tubuh agak membungkuk dan kemampuan bernafas juga menjadi terbatas. Gerakan lengan yang benar saat berjalan cepat haruslah seimbang dengan gerakan kaki. Hal ini agar bisa membantu menyimbangkan keseimbangan tubuh sehingga bisa meningkatkan kecepatan.

2. Gerakan postur tubuh

Ketika melakukan jalan cepat, posisi kepala harus lurus menghadap ke depan dengan posisi leher dan tubuh tetap santai. Posisi tubuh mungkin tidak menekuk terlalu maju atau mundur, karena posisi tersebut dapat membuat tubuh merasa lelah lebih cepat.

Posisi panggul (pangkal paha) juga harus rileks dan harus fleksibel dalam mengikuti gerakan kaki. Perpindahan posisi lutut yang tepat dapat membuat gerak pinggul lebih rileks.

3. Gerakan langkah kaki

Jalan cepat tentu mengharukan agar posisi kaki dapat menyentuh tanah secara bergantian. Gerakan langkah kaki saat jalan cepat dilakukan dengan satu kaki harus selalu menyentuh tanah.

Kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang mundur. Posisi kaki saat menyentuh tanah ada di tumit kaki, dan bagian pergelangan kaki sedikit bengkok setelah kaki bergerak atau pindah posisi.

Saat melangkah, posisi lutut pada kaki yang menyentuh tanah juga harus dalam posisi tegak lurus. Tingkatkan kecepatan kaki memang tidak bisa memanjang langkah kaki tetapi dapat membantu meningkatkan kecepatan gerakan langkah kaki.

Nah, dari penjelasan di atas, dapat di ambil kesimpulan jika pada gerakan jalan cepat posisi kaki harus berada dalam poisis satu kaki selalu kontak dengan tanah