Apa yang Dimaksud dengan Norma Agama?

Apa yang dimaksud dengan norma agama? Norma agama adalah peraturan yang diperoleh dari Tuhan.

Secara harfiah, pengertian norma agama berarti menjalani petunjuk kehidupan yang berasal dari Pencipta dengan cara mentaati perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Norma agama juga berperan sebagai peraturan dalam menjalani kehidupan.

Artinya, norma ini merupakan perintah dan larangan yang diberikan Tuhan agar umatnya bisa menjalani kehidupan dengan sebagaimana mestinya, dalam arti jalan yang diridhoi.

Sehingga, norma agama bisa menjaga hubungan antara individu sebagai makhluk dengan Pencipta-Nya.

Tuhan menjadi penguasa tertinggi dalam agama. Norma keagamaan mempunyai sifat dogmatik yang bermakna tidak dapat dikurangkan dan tidak boleh ditambah.

Peraturan yang ditetapkan oleh agama biasanya dimuat dalam kitab suci. Di Indonesia, peraturan agama dijamin dalam Pasal 29 ayat 2 di UUD RI 1945 yang secara garis besar menyatakan jika Negara menjamin kemerdekaan tiap penduduk untuk memeluk agama dan menjalani agama dan kepercayaannya masing-masing.

Norma agama yang berlaku di Indonesia bergantung pada agama yang dianut oleh orang tersebut, seperti:

1. Norma-norma agama Islam diperoleh dari Al-Qur’an dan Hadis.
2. Norma-norma agama Kristen Katolik dan Protestan diperoleh dari Alkitab.
3. Norma Hindu adalah berasal dari Kitab Suci Weda.
4. Agama Norma Buddha berasal dari kitab Tripitaka.
5. Norma agama Khonghucu diperolehi dari Si Shu dan Wu Jing.

Pelanggaran norma agama akan mendapat balasan dalam bentuk siksaan di neraka. Contoh-contoh pelanggaran norma agama adalah enggan melakukan ibadah, melakukan perzinaan, menghasut atau memfitnah. Norma ini hanya akan dipatuhi oleh orang-orang yang benar-benar memeluk agama dan mengamalkan ajaran agama dengan keyakinan.

Apa yang dimaksud dengan norma agama dan contoh dalam kehidupan sehari-hari

Manusia menggunakan norma agama sebagai pedoman bagi kehidupan mereka. Norma agama adalah aturan, aturan, dan instruksi yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, dan perilaku manusia dengan orang lain, yang didasarkan pada ajaran agama tertentu.

Norma agama diambil dari nilai yang terkandung dalam kitab suci yang dianut oleh penganut agama tersebut. Norma agama harus sepenuhnya dipenuhi, termasuk menjalani perintah dan menjauhi semua larangannya. Kondisi ini mutlak dan tidak dapat dinegosiasi.

Tujuan norma agama salah satunya agar kehidupan manusia lebih baik dan diarahkan agar mendapat ketenangan lahir dan batin. Jika seseorang melanggar norma agama, sanksi atau hukuman akan diberikan baik secara langsung di dunia maupun di akhirat.

Contoh norma-norma agama dalam ruang lingkup keluarga, sekolah dan masyarakat

1. Norma agama dalam keluarga

Adapun contoh sikap yang sesuai dengan norma agama dalam ruang lingkup keluarga, antara lain:

  1. Beribadah kepada Tuhan dan menjunjung tinggi nilai mulia agama.
  2. Selalu menyapa salam dan bersahabat dengan anggota keluarga.
  3. Tidak menampilkan atau melakukan kekerasan baik secara verbal maupun fisik kepada anggota keluarga lainnya.
  4. Menghormati orang tua dan anggota keluarga lainnya.

2. Norma agama dalam sekolah

Contoh penerapan norma agama di lingkungan sekolah meliputi:

  1. Hormat dan menghormati setiap perbedaan dalam kepercayaan, keyakinan, dan agama di sekolah.
  2. Tidak membuat kepercayaan dan agama sebagai lelucon.
  3. Berdoalah sebelum kelas dimulai dan setelah belajar selesai.
  4. Tidak mengakui atau mengambil barang milik orang lain di sekolah.
  5. Tidak mengganggu teman atau orang lain saat melakukan ibadah.

3. Norma agama dalam masyarakat

Contoh-contoh mempraktikkan sikap norma-norma agama di lingkungan masyarakat, terutama dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

  1. Menjalankan apa perintah Tuhan, dan menjauhkan diri dari hal-hal yang dilarang dalam agama yang diyakini.
  2. Selalu berbicara dan berperilaku sopan dengan lingkungan sekitar.
  3. Menghormati dan saling menjaga anggota masyarakat dan lingkungan sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Allah SWT.
  4. Selalu membantu antara anggota masyarakat.
  5. Menjunjung tinggi nilai toleransi dan menghormati satu sama lain antara perbedaan agama.

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan norma agama dan contoh-contohnya dalam lingkup keluarga, sekolah dan masyarakat.