Apa yang Dimaksud dengan Hewan Amfibi

Apa yang dimaksud dengan hewan amfibi? Penjelasan singkat mengenai hewan amfibi adalah sebagai berikut:

Hewan amfibi secara umum dapat didefinisikan sebagai hewan vertebrata yang hidup dalam dua alam, yaitu air dan darat. Hewan amfibi umumnya memiliki habitat tinggal dekat air saat musim panas. Ada juga beberapa spesies yang tinggal di hutan, gurun dan Arktik. Amfibi dewasa menggunakan paru-paru dan menghirup oksigen melalui kulit mereka selama kondisi kulit mereka basah.

Penjelasan lebih lanjut mengenai apa yang dimaksud dengan hewan amfibi

Amfibi adalah hewan dengan kelembaban kulit tinggi, tidak ditutupi dengan rambut dan dapat hidup dalam air dan darat. Amfibi datang dari bahasa Yunani, yaitu Amphi yang berarti dua dan Bios yang berarti hidup.

Oleh karena itu amfibi dapat ditafsirkan sebagai hewan yang memiliki dua bentuk kehidupan, yaitu di darat dan dalam air.

Amfibi adalah kelompok terkecil dari hewan vertebrata, yaitu hanya 3.000 spesies. Seperti ikan dan reptil, amfibi adalah binatang berdarah dingin. Yang berarti, amfibi tidak dapat menyesuaikan suhu tubuhnya sendiri.

Karena alasan ini, amfibi membutuhkan matahari untuk menghangatkan tubuh. Awalnya, amfibi mulai hidup di perairan dan bernafas menggunakan insang.

Seiring dengan pertumbuhan paru-paru dan kakinya yang berkembang, membuat amfibi dapat berjalan di darat.

Amfibi bertelur dalam air, kemudian mengamankan telur mereka di tempat yang lembab dan basah. Saat menetas, larvanya hidup di air atau tempat basah dan bernafas dengan insang. Setelah tumbuh, umumnya mereka hidup di darat atau di tempat-tempat yang lebih kering. Sistem pernapasan mereka juga berubah menjadi paru-paru.

Perubahan cara bernafas ini berubah bersama dengan transisi kehidupan mereka dari perairan ke daratan. Pada kahirnya, hal tersebut menyebabkan mereka kehilangan insang dan kerangka insang secara menyeluruh.

Amfibi memiliki kelopak mata dan kelenjar air mata yang bisa berkembang dengan baik. Di mata mereka terdapat membran nictitan yang berfungsi melindungi mata dari debu, kekeringan dan kondisi lain yang menyebabkan kerusakan.

Sistem saraf mereka kemudian akan dimodifikasi bersama dengan perubahan tubuh mereka. Ada beberapa jenis amfibi lainnya, yang hidup di darat, tetapi pada waktu-waktu tertentu mereka akan kembali ke air untuk berkembang biak. Tetapi ada juga beberapa jenis yang hanya hidup di darat saja.

Amfibi dapat ditemukan di seluruh dunia kecuali di daerah kutub. Mereka menempati beberapa habitat yang berbeda seperti hutan hujan, kolam dan danau.

Mereka juga ada di daerah berumput di lereng gunung yang tinggi, bahkan di padang pasir. Meskipun amfibi dewasa dapat bertahan hidup selama periode kering, umumnya mereka membutuhkan tempat-tempat lembab seperti sungai dan kolam.

Di daerah hutan hujan tropis yang lembab, banyak katak dapat bertahan tanpa memiliki sumber air. Sebagai hewan berdarah panas, amfibi tidak dapat beraktifitas saat kondisi dingin.

Dalam kondisi tersebut, mereka melakukan hibernasi, biasanya di lumpur di bagian bawah kolam. Musim pernikahan amfibi sering terjadi secara tidak menentu.

Amfibi pria dan wanita berkumpul bersama dalam jumlah besar. Setelah pemupukan telur, biasanya amfibi tidak lagi peduli dengan telurnya. Hanya beberapa jenis amfibi yang melindungi telur mereka.

Umumnya, spesies amfibi berukuran kecil bergantung pada kemampuan penyamarannya atau melarikan diri ketika diancam oleh pemangsa. Ada juga amfibi yang mengandalkan kulit yang mencolok untuk menakuti musuh.

Ada jenis amfibi lain yang memiliki racun. Katak beracun dari Amerika Selatan memiliki warna yang mencolok sebagai tanda bahaya. Racun milik sangat kuat, misalnya racun yang dimiliki oleh Frog Dart dari Kolombia yang dapat membunuh sekitar 1.000 orang sekaligus.