Jelaskan Perbedaan Integrasi Nasional Secara Politis dan Antropologis

Penjelasan mengenai perbedaan integrasi nasional secara politis dan antropologi secara adalah jika integrasi politis berarti proses penyatuan berbagai kelompok sosial dan budaya ke dalam kesatuan wilayah nasional akan membentuk identitas nasional, yaitu sebagai rakyat Indonesia.

Sementara antropologis, integrasi yang terjadi berarti hanya mencakup proses penyesuaian antara unsur-unsur budaya yang berbeda saja. Tujuannya pun hanya mencapai kerukunan dalam masyarakat saja.

Jadi dapat disimpulkan bahwa integrasi nasional bangsa Indonesia adalah keinginan dan kesadaran untuk bersatunya rakyat indonesia sebagai bangsa dan warga negara Indonesia. Sedangkan antropologis hanya penyesuaian unsur budaya yang berbeda antar masyarakat.

Penjelasan:

1. Integrasi nasional di politis

Integrasi nasional politis merupakan konsep dalam membentuk identitas nasional dengan mengumpulkan berbagai kelompok budaya dan sosial, menjadi wilayah nasional yang tunggal dan terpadu.

2. Integrasi nasional di antropologi

Integrasi nasional antropologis nasional adalah integrasi yang ditujukan sebagai fungsi untuk menyatukan melalui penyesuaian antara unsur-unsur budaya yang berbeda dalam masyarakat.

Jadi kesimpulannya adalah, integrasi nasional politis bertujuan untuk membentuk atau menghasilkan identitas nasional, sedangkan integrasi nasional secara antropologis hanya membentuk atau menghasilkan kesesuaian fungsi dalam bermasyarakat, dengan demikian maka masyarakat tersebut dapat kerukunan dan mempertahankan tatanan kehidupan sosial mereka di lingkungan tersebut.